PORTALOKA.ID - Peneliti Akbar Tandjung Institute, Tardjo Ragil menyoroti ketegasan Presiden RI Prabowo Subianto terhadap pemberantasan antikorupsi yang disampaikan kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya.
“Penekanan Prabowo menyangkut nilai antikorupsi yang diulang dalam berbagai kesempatan itu, secara simbolik hendak memberikan pesan moral penting,” ungkap Tardjo Ragil dalam kolom opininya di Kompas yang dikutip, Selasa (29/10).
Di sisi lain, Prabowo juga menekankan agar para jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih tidak menyalahgunakan wewenang akibat adanya power yang mereka miliki.
“Khususnya, kepada para penyelenggara negara dalam posisinya sebagai abdi rakyat, agar tidak menyalahgunakan jabatan (abuse of power) yang telah diamanahkan,” lanjutnya.
Tardjo Ragil melihat bahwa ketegasan Prabowo terhadap antikorupsi juga berpengaruh dari latar belakang keluarga besar Prabowo yang terpandang, intelektual dan menjaga integritas.
Menurutnya, Prabowo memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan legasi sang Kakek, Margono Djojohadikusumo merupakan seorang ekonom dan Direktur Bank Indonesia pertama, dan sang ayah, Sumitro Djojohadikusumo, seorang intelektual, ekonom, sekaligus politisi yang dikenal integritas dan rekam jejak prestasinya.
“Sebagai seorang presiden yang lahir dari garis keturunan dengan menyandang nama besar, Prabowo seolah ingin menjaga martabat dan kehormatan keluarga besarnya,” kata Tardjo Ragil.
Ragil juga memaknai ketegasan Prabowo dalam pembekalan anti korupsi kepada para Menteri dan Wakil Menteri jajaran Kabinet Merah Putih itu untuk mewanti-wanti agar menjaga integritas dan bekerja dengan penuh tanggung jawab kepada rakyat dan bangsa.
Baca Juga: Prabowo Sebut Anak Indonesia Tidak Boleh Lapar, yang Tidak Setuju Jangan Ikut Pemerintahan Saya
“Boleh jadi, penekanan soal antikorupsi yang ditegaskan berulang itu, adalah bentuk kesungguhan Prabowo untuk melanjutkan legasi yang telah diwariskan oleh kakek dan ayahnya,” lanjutnya.
Hal itu tentu bukan tanpa sebab, Prabowo sangat menginginkan jajaran Menteri dan Wakil Menteri dalam Kabinet Merah Putih ini agar lebih mengedepankan prestasi.
“Untuk memastikan pemerintahan yang dipimpin berhasil, Ia (Prabowo) tak segan mewanti-wanti jajaran kabinetnya untuk menjaga integritas dan mengedepankan prestasi,” tulis Tardjo Ragil.
Adapun, Tardjo Ragil menyoroti beberapa kesempatan Prabowo mengingatkan tentang antikorupsi, termasuk saat mengatakan bahwa ikan busuk berawal dari kepalanya yang kembali diulangnya saat menyampaikan pengarahan di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah pada 25-27 Oktober lalu.
Artikel Terkait
Ingin Gunakan Maung Garuda sebagai Kendaraan Resmi Kenegaraan, Prabowo: Kemungkinan Besar Menteri sampai Bupati Menggunakan Buatan Bangsa Sendiri
Prabowo Muda Pernah Dirikan LSM Bareng Soe Hok Gie, Ini Kisahnya
Prabowo Ungkap Peran Sanga Ayah dalam Membentuk Karakter: Beliau Sangat Idealis
Tegas Berantas Judi Online, Prabowo Mengaku Tahu Siapa Dalangnya: Aktor Utamanya Banyak
Indonesia Akan Gabung dengan BRICS, Prabowo: RI Perlu Hadir, Kita Mau Berada di Mana-mana
Hore! Prabowo Beri Tambahan Gaji Rp2 Juta untuk Guru, Tapi Begini Kata Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti