Raditya Saiful Fauzi menjelaskan saat proses evakuasi beberapa relawan sempat disengat tawon.
Namun, tidak sampai berakibat fatal.
Proses evakuasi sarang tawon Vespa Affinis dilakukan selepas isya sampai selesai.
"Kita evakuasi habis isya sampai sekitar pukul 22.00 WIB."
"Evakuasi berjalan aman meski tawonnya cukup banyak," terang Raditya.
Raditya Saiful Fauzi meminta warga mulai waspada dengan adanya tawon Vespa Affinis.
Sebab bulan Oktober - Februari merupakan masa kembang biak tawon Vespa Affinis.
"Jadi bulan ini musim kembang biak tawon Vespa dan ular sampai Februari."
"Masyarakat diminta waspada saat beraktivitas kalau ada indikasi sarang tawon."
"Bulan ini saja sudah ada 15 laporan," tutupnya.
Artikel Terkait
Pengendara Motor Matik Masuk Tol Jogja - Solo di GT Polanharjo, Videonya Viral, Begini Penjelasan Kasatlantas Polres Klaten
Diduga Keracunan Jajanan Mi Pedagang Keliling, 9 Siswa MI di Polanharjo, Klaten Mengalami Mual dan Muntah hingga Dilarikan ke Puskesmas
Kronologi 9 Siswa MI di Polanharjo, Klaten Diduga Keracunan Jajanan Mi Pedagang Keliling hingga Mengalami Mual dan Muntah
5 Siswa SMK di Ceper, Klaten Diamankan Polisi Gegara Terlibat Tawuran Saling Lempar Batu, Begini Kronologinya
Jelang Pilkada 2024 Pemilihan Gubernur dan Bupati, Kapolres Klaten Cek Logistik KPU, Sebut Tidak Ada Kendala
Kebakaran Rumah Warga di Desa Nangsri, Klaten, Diduga Konsleting Listrik, Segini Kerugian yang Diderita Korban
Kronologi Kebakaran Rumah Warga di Desa Nangsri, Klaten, Berawal dari Ditinggal Nyapu, di Gudang Ada Kasur dan Tumpukan Kayu
6 Fakta Kebakaran Rumah Warga di Desa Nangsri, Klaten, Berawal dari Ditinggal Nyapu hingga Kerugian Puluhan Juta Rupiah
Ratusan Anak Muda Ikut CeguRun Ponggok 2024, Lari Maraton 5K Melewati Wisata Air di Klaten, dari Umbul Sigedang Kapilaler hingga Umbul Besuki
Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Begini Kondisinya saat Ditemukan