Panembahan Al Nahyan Nasution lahir dengan berat 3,4 kg dan panjang 49,4 cm.
Panembahan diartikan sebagai seorang yang menjadi junjungan.
Biasanya, nama Panembahan digunakan untuk gelar dengan tingkatan di bawah sultan.
Sedangkan Al Nahyan dari bahasa Arab yang berarti bijak.
Sementara Nasution adalah marga di Mandailing, suku dari Sumatera Utara.
5. Panembahan Al Saud Nasution
Cucu kelima Jokowi adalah Panembahan Al Saud Nasution.
Panembahan Al Saud Nasution lahir dari pasangan Kahiyang dan Bobby, Kamis, 25 Agustus 2024.
Panembahan Al Saud Nasution lahir di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta dengan berat badan 3,49 kilogram dan panjang 48 sentimeter.
Panembahan diartikan sebagai seorang yang menjadi junjungan, biasanya digunakan untuk gelar dengan tingkatan di bawah sultan.
Sementara Saud adalah nama raja dari Arab Saudi.
Dalam Bahasa Arab, Saud berarti keberuntungan serta orang yang mendapatkan berkah.
Sementara Nasution adalah marga di Mandailing, suku dari Sumatera Utara.
Artikel Terkait
Diresmikan Jokowi, Jalan Tol Solo - Jogja Ruas Banyudono Klaten Gratis Selama 2 Minggu
Jokowi Tinjau Ketersediaan Beras di Kalimantan Timur, Minta Masyarakat Tanya ke Prabowo soal Keberlanjutan Program Bantuan Pangan
Berkunjung dan Cek Fasilitas di SMK Negeri 1 Tanah Grogot, Kalimantan Timur, Jokowi Bagi-bagi Sepeda ke Siswa
Jokowi Tinjau RSUD Abdul Rivai di Berau, Kalimantan Timur, Minta Pemda Bantu Tingkatkan Fasilitas Pelayanan
Tak Terima Akun Fufufafa Dikaitan dengan Gibran Rakabuming Raka, Relawan Jokowi Pasbata Klaten Desak Polisi Tangkap Roy Suryo
Opening Ceremony Peparnas XVII Solo Dibuka Langsung Presiden Jokowi, Kapolresta Surakarta Kerahkan Ribuan Personel Gabungan
Anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep Nyatakan Siap Hadiri Acara Pelatikan Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka
Jokowi dan Prabowo Senantiasa Kompak Jelang Pelantikan, Pengamat: Adem Disukai Rakyat
Jokowi dan Prabowo Tampil Kompak saat Cek Pasukan Apel Pengamanan Pelantikan Presiden-Wapres di Mako Brimob
Majalah Time Ulas Kisah Persahabatan Prabowo dan Jokowi: Dari Rival Sengit hingga Bersatu dan Jadi Penerus