SUKOHARJO, PORTALOKA.ID - Tiga orang pemuda inisial MAN (16), DSA, dan NIS menjadi korban pengeroyokan di Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Mereka babak belur dikeroyok warga dengan tudingan melakukan tindak klitih.
Akibat kejadian itu, pemuda berinisial MAN yang berasal dari Sukoharjo tewas.
Pemuda tersebut diketahui bersekolah di sebuah SMK di Kota Solo.
Adapun peristiwa pengeroyokan terjadi di depan Pasar Plumbon, Mojolaban pada Minggu, 29 September 2024 lalu.
Dalam kondisi babak belur, mereka diserahkan warga ke kantor polisi, berikut senjata tajam yang dibawa mereka.
Polisi lantas membawa para korban ke Rumah Sakit Kustati Solo.
Kondisi MAN terus memburuk, hingga pada Senin, 30 September 2024 dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: 4 Fakta Kasus Pengeroyokan Pelajar di Tasikmalaya hingga Berujung Maut, Gegara Knalpot
Sementara dua korban lainnya masih dirawat di ICU dan dalam kondisi kritis.
Ayah MAN merasa tidak terima anaknya menjadi korban pengeroyokan hingga tewas.
Ia lalu melaporkan kasus pengeroyokan tersebut ke Polres Sukoharjo.
Tim kuasa hukum keluarga MAN, Ratno Agustio Hortomo, mengatakan peristiwa itu bermula pada Sabtu, 28 September 2024 sekitar pukul 22.00 WIB hingga Minggu, 30 September 2024 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Artikel Terkait
Gelar Doktor Honoris Causa Raffi Ahmad Jadi Sorotan, Kampus UIPM Diduga Fiktif?
Segini Ancaman Hukuman Penjara untuk 2 Pria Maling Motor Vario di Desa Banjarejo, Kebumen, Ini Penjelasan Kapolres
Ramai Fotonya Dicatut sebagai Alumni UIPM dan Namanya Jadi Anita Sari, Gita Savitri: Apa Nih? Anita Lagi Kerja Jadi Nggak Fokus
2 Cara Cek Formasi PPPK 2024, Bisa Lewat Portal SSCASN dan Laman Resmi Instansi Masing-masing
Deretan Barang Bukti 2 Pria Maling Motor Vario di Desa Banjarejo, Kebumen
Ini Peran Masing-masing 2 Pelaku Maling Motor Vario di Desa Banjarejo, Kebumen, Beraksi saat Malam Hari