Senin, 13 Juli 2026

Kronologi Pemadam Kebakaran Sleman Yogyakarta Alami Perampokan, Dipicu oleh Laporan Palsu, Korban Alami Sejumlah Kerugian

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Jumat, 13 September 2024 | 15:38 WIB
Ilustrasi Pemadam Kebakaran di Sleman Yogyakarta yang mengalami perampokan (Pixabay)
Ilustrasi Pemadam Kebakaran di Sleman Yogyakarta yang mengalami perampokan (Pixabay)

PORTALOKA.ID - Petugas Pemadam Kebakaran Sleman berinisial T (45) menjadi korban perampokan pada Jumat, 13 September 2024 pagi.

Kasus terjadi di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pagi itu terdapat 4 petugas piket di kantor damkar.

Lalu ada laporan palsu terkait adanya ular yang masuk ke rumah warga di Jomboran, Sendangagung, Minggir, Sleman.

Baca Juga: Perampokan di Damkar Sleman Yogyakarta, Korban Disekap, Diancam dengan Senjata Tajam oleh 6 Pelaku

3 petugas yang berjaga di hari itu langsung bergegas melakukan bantuan evakuasi ular.

Sedangkan korban berjaga di mako sendirian.

Kapolresta Sleman, Kombes Yuswanto Ardi mengatakan tak lama dari kepergian ketiga rekan korban, 6 pelaku tak dikenal mendatangi korban.

"Semula empat orang petugas piket Damkar sekira pukul 04.20 WIB mendapat laporan dari call center terkait adanya ular masuk ke rumah warga di daerah Jomboran, Sendangagung, Minggir, Sleman yang pada akhirnya diketahui laporan palsu," kata Ardi.

Baca Juga: Tragedi Keracunan Massal Siswa SD Swasta di Bantul Yogyakarta, 64 Terdampak, 5 Jalani Rawat Inap

"Tidak berapa lama kemudian, kantor Pemadam Kebakaran didatangi oleh enam orang tak dikenal," ucapnya.

Ardi mengatakan 6 pelaku ini mengancam dengan celurit sambil meminta harga berharga korban.

"Para pelaku tersebut langsung melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam jenis celurit sambil meminta tas kerja korban yang berisi dompet serta HP," katanya.

Karena korban ketakutan kata Ardi, dia lalu menyerahkan tas kerjanya yang berisi sejumlah barang berharga.

Baca Juga: 5 Fakta Puluhan Siswa SD di Bantul Yogyakarta Keracunan Makan Siang, Ada yang Jalani Rawat Inap hingga Pihak Sekolah Buka Suara

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X