PORTALOKA.ID - Kasus Perampokan terjadi di Kantor Pemadam Kebakaran Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY) pada Jumat, 13 September 2024 pagi.
Korban adalah seorang petugas pemadam kebakaran berinisial T (45).
Saat itu T menjaga mako sendirian, sedangkan petugas lainnya sejumlah 3 orang menjalankan tugas menangkap ular yang masuk ke rumah warga.
Tak lama kemudian, T didatangi oleh 6 orang yang tidak dia kenal.
Baca Juga: Tragedi Keracunan Massal Siswa SD Swasta di Bantul Yogyakarta, 64 Terdampak, 5 Jalani Rawat Inap
Kapolresta Sleman, Kombes Yuswanto Ardi mengatakan keenam pelaku ini mengancam korban dengan senjata tajam berupa celurit.
Agar korban mau memberikan tas kerja yang berisi handphone dan dompet.
"Para pelaku tersebut langsung melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam jenis celurit sambil meminta tas kerja korban yang berisi dompet serta HP," kata Ardi.
Ardi membeberkan saat itu T ketakutan dan langsung menyerahkan tas korban beserta barang berharga yang ada didalamnya.
Setelah kantongi tas kerja T, para pelaku memasukkan korban ke dalam sebuah kamar.
"Selanjutnya karena ketakutan korban menyerahkan tas kerja miliknya dan oleh para pelaku korban dimasukkan ke dalam sebuah kamar," katanya.
Akibat perampokan ini, petugas pemadam kebakaran tersebut tidak mengalami luka fisik.
Melainkan, dia mengalami kerugian material sekitar Rp1.100.000.
Artikel Terkait
Ditemukan Jasad Pria di Kulon Progo Yogyakarta, Terdapat Luka Lecet di Lengan dan Darah pada Hidung serta Telinga
Kronologi Penemuan Jasad Lansia di Kulon Progo Yogyakarta, Ada Sejumlah Luka Lecet dan Darah Bagian Wajah
4 Fakta Penemuan Jasad Lansia Sebatang Kara di Kulon Progo Yogyakarta: Sosok Jarang Bergaul dan Belum Menikah
5 Fakta Puluhan Siswa SD di Bantul Yogyakarta Keracunan Makan Siang, Ada yang Jalani Rawat Inap hingga Pihak Sekolah Buka Suara
Tragedi Keracunan Massal Siswa SD Swasta di Bantul Yogyakarta, 64 Terdampak, 5 Jalani Rawat Inap