Kamis, 4 Juni 2026

Modus Maling Ambil Uang Kotak Amal dan Ponsel di Toko Alat Kesehatan di Klaten, Jebol Tembok Kamar Mandi hingga Merusak CCTV

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Rabu, 11 September 2024 | 09:01 WIB
Aksi pencurian itu menyasar 3 ruko, yakni toko alat kesehatan, bengkel dan warung bakso di wilayah Klaten, Jawa Tengah, Selasa pagi, 10 September 2024.   (Istimewa/Tim Portaloka.id)
Aksi pencurian itu menyasar 3 ruko, yakni toko alat kesehatan, bengkel dan warung bakso di wilayah Klaten, Jawa Tengah, Selasa pagi, 10 September 2024. (Istimewa/Tim Portaloka.id)

PORTALOKA.ID - Maling beraksi di sebuah toko alat kesehatan di Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah, Selasa pagi, 10 September 2024.

Sebanyak dua buah ponsel, uang milik pemilik toko dan uang di dalam kotak amal lenyap.

Tak hanya itu, maling juga merusak kamera CCTV dan mengambil kotak DVR.

Diperkirakan korban mengalami kerugian mencapai Rp 5 juta rupiah.

Baca Juga: Tak Hanya Curi Uang dan Ponsel, CCTV Juga Dirusak oleh Maling yang Jebol Tembok Kamar Mandi Toko Alat Kesehatan di Klaten

Diduga, pelaku masuk ke dalam toko dengan cara menjebol tembok bagian kamar mandi.

Diameter lubang tembok kamar mandi yang dijebol sekitar 40 centimeter.

Kapolsek Klaten Kota, AKP Suyono mengatakan modus pelaku yakni mencari barang yang bisa untuk diambil.

"Modus mencari barang yang ada di sekitar itu,"

Baca Juga: Kronologi Maling Jebol Tembok Kamar Mandi Toko Alat Kesehatan di Klaten Curi 2 HP dan Uang Kotak Amal, Berawal dari Penjual Bakso Hendak Buka Warung

"Mungkin saat di warung bakso tidak ditemukan, di bengkel juga tidak ditemukan, di sebelah (toko alat kesehatan) ada yang ditemukan 1 hp seharga Rp 3 jutaan, 1 hp harga Rp 1 jutaan dan uang Rp 300 ribu," katanya.

"Sebenarnya yang dibobol warung bakso, tapi mungkin tidak mendapatkan apa-apa, akhirnya ke bengkel, ke bengkel juga tidak mendapatkan apa-apa, lalu pakai alat dia bongkar yang sebelahnya (toko alat kesehatan)," tambahnya.

AKP Suyono menyebut pihaknya sudah menindakanjuti kasus itu bersama anggota resmob Polres Klaten.

"Semoga cepat ditangkap, sementara baru ada 2 saksi dan 3 pemilik ruko, toko alat kesehatan, pemilik warung bakso dan pemilik bengkel," tuturnya.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X