Senin, 20 Juli 2026

Diduga Baru 6 Jam Dilahirkan, Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Pinggir Sungai Klaten, Tali Pusar Belum Terpotong

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Selasa, 13 Agustus 2024 | 13:37 WIB
Seorang bayi ditemukan oleh pemancing di tumpukan sampah dekat sungai di Klaten, Jawa Tengah.
Seorang bayi ditemukan oleh pemancing di tumpukan sampah dekat sungai di Klaten, Jawa Tengah.

PORTALOKA.ID - Kisah miris datang dari Klaten, Jawa Tengah pada Senin, 12 Agustus 2024 sore.

Saat itu ada seorang pemancing di sungai perbatasan Desa Brangkal dan Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Klaten mendengar suara bayi yang menangis.

Setelah dicari ternyata sumber suara tersebut ada di tumpukan sampah pinggir sungai dari dalam tas plastik.

Pemancing pun akhirnya membuka plastik tersebut, alangkah terkejutnya menemukan sosok bayi merah yang masih belum terpotong ari-arinya.

Baca Juga: 4 Fakta Bayi yang Ditemukan Pemancing di Tumpukan Sampah Tepi Sungai Klaten, Salah Satunya Baru 6 Jam Dilahirkan

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Klaten, Bekti Sayekti.

Bekti mengatakan kondisi bayi saat datang ke instalasi kesehatan dalam keadaan menangis.

Lebih lanjut kata Bekti, kondisi bayi tersebut belum terpisah dari ari-arinya.

Kemudian pihak Pukesmas memotong ari-ari bayi malang tersebut.

Baca Juga: 4 Fashion Andalan Aaliyah Massaid di Momen Honeymoon Bersama Thariq Halilintar di Italia dan Yunani, Pilih Pakaian Lebih Tertutup di Santorini

"Kondisinya tadi datang Alhamdulillah sudah menangis, tetapi memang tali pusar belum dipotong, jadi masih bersama ari-arinya," kata Bekti.

"Teman-teman puskesmas tadi yang memotong, kemudian melakukan perawatan untuk bayi baru lahir," lanjutnya.

Bayi yang ditemukan dalam tas plastik ini normal, berjenis kelamin perempuan.

Dia memiliki berat badan 2,9 kilogram dan panjang 47 centimeter.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X