"Sebelumnya kami memang sudah berantem terus. Selama satu minggu terakhir itu, dia sudah membabi buta," ungkap TS dalam keterangannya, pada Rabu, 8 Juli 2026.
"Kalau dari sebelumnya, kita masih normal aja kayak berantem jeda, baikan," sambungnya.
Luapan Emosi Berujung Tindak Aniaya
Korban menyebutkan, pelaku saat itu sudah tidak bisa mengendalikan emosinya.
Dugaan tindakan penganiayaan kerap kali terjadi baik saat dalam kondisi sadar maupun tidak sadar oleh S.
Nahas, kejadian pemukulan dilaporkan terjadi secara berulang selama satu pekan lamanya.
Peristiwa ini membuat korban sempat ingin melarikan diri. Akan tetapi, pelaku tidak mengizinkan dan selalu mengunci pintu dari luar menggunakan gembok.
"Saya berhasil kabur saat malam hari ketika pelaku sedang pergi," ungkap TS.
"Saya keluar melalui jendela karena pintu dikunci menggunakan gembok dari luar," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian terkait proses hukum bagi terduga pelaku kasus penganiayaan di Cikarang tersebut.***
Artikel Terkait
Kabar Baik bagi Guru dan Dosen, Kemenkeu Setujui Tambahan Anggaran Kemenag untuk TPG, Ini Rincian Alokasinya
Bagikan Pengalaman kepada Taruna Akmil, Qodari: Teddy Paham Rute dan Syarat jadi Pemimpin
Dituding Terima Miliaran Rupiah dari Febrie Adriansyah, Yuenchi Arwindi: Demi Allah Itu Tidak Benar
Lagi Rame! Aksi Satire Komika soal Duit Jampidsus Berujung Penggerudukan Jam 3 Subuh, Ternyata Begini Awalnya
BYD Tech Culture Fest 2026 Hadir di Bandung, Kenalkan Teknologi Mobilitas Masa Depan kepada Masyarakat
Cerita Jurnalis Promedia Group dari Bandung, Kamarnya Kini Lebih Nyaman dan Sehat Berkat Program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’
Webinar Promedia Group: Bedah Platform untuk Hasilkan Konten Sesuai Karakter Media Sosial
Kopdes Merah Putih Dibayangi Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun, sang Menteri Koperasi Malah Ngaku Tak Tahu
Viral Prajurit TNI Jadi Sopir Truk Tangki BBM Dadakan di Sumut, Imbas Krisis hingga Bikin Antrean SPBU Mengular
Viral Tour Leader Cari Peserta Trip yang Diduga Kabur dari Rombongan di Korea Selatan, Beri Sayembara Liburan Gratis Bagi yang Menemukan