Kamis, 4 Juni 2026

166 Sekolah Rakyat Diresmikan, Kepala Bakom RI: Negara Hadir untuk Anak-anak Miskin Ekstrim

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Selasa, 13 Januari 2026 | 11:41 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, Senin, 12 Januari 2026. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Presiden RI, Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, Senin, 12 Januari 2026. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

PORTALOKA.ID - Presiden RI, Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, Senin, 12 Januari 2026.

Peresmian ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa, khususnya anak-anak dari keluarga miskin ekstrim.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Angga Raka Prabowo menyampaikan peresmian Sekolah Rakyat menegaskan komitmen negara untuk menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Sekolah Rakyat didedikasikan oleh negara sebagai upaya memutus kemiskinan ekstrem melalui pendidikan.

Baca Juga: Rekor Sejarah! FLPP Pemerintahan Prabowo Naik 1.100 Persen dari Tahun Lalu, Menteri PKP Naikkan Kuota Subsidi Jadi 350.000 Rumah

 

Melalui sekolah berasrama yang sepenuhnya ditanggung negara, anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem—khususnya kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)—dapat memperoleh kesempatan untuk mengubah nasib dan masa depan mereka.

“Peresmian 166 Sekolah Rakyat ini menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, mendapatkan hak atas pendidikan yang layak,” ujar Angga.

Ia menjelaskan bahwa dalam peresmian tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya membangun kepercayaan diri dan semangat belajar bagi anak-anak yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

Presiden mendorong para siswa agar tidak pernah merasa kecil hati terhadap kondisi yang dihadapi, serta terus belajar dengan tekun sebagai jalan untuk memperbaiki masa depan dan mengangkat harkat serta martabat keluarga.

 

Baca Juga: Kisah Januari Yusuf Ibrahim, Mahasiswa Asal Garut Jual Gorengan Keliling Sambil Kuliah, Dapat Hadiah Wisuda dari Prabowo

“Pesan Presiden kepada anak-anak Sekolah Rakyat sangat jelas, jangan pernah merasa kecil hati. Masa depan tidak ditentukan oleh keterbatasan, tetapi oleh semangat, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar,” ungkap Angga.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai fasilitas pendidikan, tetapi sebagai ruang tumbuh harapan dan karakter bagi generasi muda.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X