Minggu, 19 Juli 2026

4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta, Tim Sar Gabungan Beri Petolongan, Begini Kondisinya

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Kamis, 25 Desember 2025 | 09:04 WIB
Sebanyak 4 orang terseret ombak di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu, 24 Desember 2025. (Kantor SAR Yogyakarta)
Sebanyak 4 orang terseret ombak di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu, 24 Desember 2025. (Kantor SAR Yogyakarta)

PORTALOKA.ID - Sebanyak 4 orang terseret ombak di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu, 24 Desember 2025.

Para korban adalah F (20), M (19), S (16), R 17), mereka semua adalah warga Depok, Jawa Barat.

Mendapatkan laporan adanya orang terseret ombak, Petugas Gabungan Siaga SAR Khusus Nataru dari Kantor SAR Yogyakarta, DitPolair Polda DIY dan Sar Parangtritis langsung gerak cepat memberikan pertolongan.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis mengatakan peristiwa itu terjadi pada pukul 14.10 WIB.

Baca Juga: Indosat Pastikan Jaringan di Jawa Tengah dan DIY Andal dan Stabil saat Nataru

Saat itu, korban bersama rombongan tiba di Pantai Parangtritis lalu menuju ke pantai untuk bermain air.

"Rombongan berenang dengan bergandengan tangan di lokasi ripcurent."

"Tidak berselang lama, 4 korban terbawa arus balik dan tenggelam."

"Petugas Satlinmas Rescue Istimewa langsung memeberikan pertolongan kepada korban dengan cara berenang," ucap Rio Banupanitis dikutip dari rilis yang diterima Portaloka.id.

Baca Juga: Maknai Natal 2025, BRI Peduli Wujudkan Kepedulian Melalui Penyaluran Puluhan Ribu Paket Sembako bagi Masyarakat

Rio Banupanitis menuturkan keempat korban dapat dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dalam keadaan selamat.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta menghimbau untuk wisatawan yang akan berlibur di pantai selatan DIY untuk selalu berhati-hati.

Selain itu juga mengikuti imbauan petugas SAR dan rambu-rambu yang sudah terpasang di sepanjang pantai selatan DIY. ***

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X