Minggu, 19 Juli 2026

Menkop Launching Koperasi Merah Putih Tukangkayu, Banyuwangi Jadi Model Penguatan Ekonomi Kelurahan

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Rabu, 10 Desember 2025 | 12:11 WIB
Ferry Juliantono Lauching Koperasi Merah Putih di Banyuwangi (IST)
Ferry Juliantono Lauching Koperasi Merah Putih di Banyuwangi (IST)

PORTALOKA.ID – Menteri Koperasi Ferry Juliantono meresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu, Selasa 9 Desember 2025.

Peresmian ditandai dengan peninjauan gerai sembako dan transaksi pembelian pertama sebagai simbol dimulainya layanan koperasi modern di tingkat kelurahan.

Acara berlangsung di Gerai KKMP Tukangkayu dengan dukungan Pemkab Banyuwangi dan berbagai pemangku kepentingan. Hadir Sekda Banyuwangi Ir. Guntur Priambodo mewakili Bupati Ipuk Fiestiandani, Tenaga Ahli Komisi VI DPR RI H.M Nasim Khan, Kepala Diskop-UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa, perbankan, BUMN, serta para lurah, camat, dan pelaku UMKM.

Menkop Ferry menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi model penguatan ekonomi lokal yang dikelola profesional namun tetap berbasis gotong-royong.

Baca Juga: WOW! 17.737 PPPK Paruh Waktu Dinas Pendidikan Jawa Barat Terima SK Pengangkatan, Berapa Gajinya?

Ia menyoroti digitalisasi melalui aplikasi Jaga Desa sebagai kunci transparansi pengelolaan.

“Koperasi harus menjadi ruang bisnis yang adil bagi masyarakat. Keuntungan kembali ke anggota. Dengan digitalisasi, koperasi bisa mengelola gerai sembako, apotek, klinik, gudang hingga lembaga keuangan mikro secara modern,” ujar Ferry.

Ia mengapresiasi KKMP Tukangkayu yang sejak awal menggandeng UMKM serta kolaborasi dengan perbankan dan BUMN untuk menghadirkan promo cashback dan diskon.

Sekda Banyuwangi Guntur Priambodo menegaskan KKMP Tukangkayu menjadi contoh transformasi koperasi menjadi pemain ekonomi di tingkat kelurahan.

Baca Juga: Tegas! Mendagri Sanksi Bupati Aceh Selatan Pemberhentian 3 Bulan

“Koperasi bukan hanya badan usaha, tapi gerakan moral untuk memperkuat keadilan ekonomi. Koperasi harus terhubung dengan UMKM, masuk ke sistem digital, dan mengembangkan manajemen modern agar mampu bersaing,” ujarnya.

Pemkab menyatakan siap mereplikasi model KKMP Tukangkayu di kelurahan lain.

Sementara itu, Ketua KKMP Tukangkayu, Imam Maskun, menjelaskan bahwa koperasi mengembangkan sistem simpan pinjam berbasis voucher belanja, agar manfaat ekonomi kembali ke anggota.

Ia menegaskan koperasi memaksimalkan potensi kelurahan yang dipenuhi UMKM dan toko kelontong dengan menghadirkan gerai sembako harga grosir, bahkan lebih murah dari harga pasaran.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X