Minggu, 19 Juli 2026

Evaluasi Akhir P2WKSS 2025, Ciamis Mantapkan Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Rabu, 26 November 2025 | 21:05 WIB
Bupati Ciamis hadiri evaluasi akhir program P2WKSS (Ist)
Bupati Ciamis hadiri evaluasi akhir program P2WKSS (Ist)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Pemerintah Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan di tingkat desa.

Hal ini terlihat dari pelaksanaan evaluasi akhir Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tahun 2025 yang digelar secara daring pada Rabu, 26 November 2025.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya dari Aula Setda Ciamis.

Kegiatan evaluasi ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis beserta jajaran, kepala OPD terkait, serta berbagai unsur pendukung program lainnya.

Baca Juga: BRI Terus Edukasi Nasabah Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Data Transaksi Perbankan untuk Cegah Kejahatan Siber

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemberdayaan perempuan di daerah.

Dalam sambutannya, Kepala DPPPAKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti, menyampaikan bahwa P2WKSS merupakan program strategis yang berfokus pada penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa dan kelurahan.

Program ini bertujuan mengembangkan kualitas sumber daya manusia dan potensi alam untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya.

“Provinsi Jawa Barat memiliki sumber daya manusia yang sangat besar, termasuk jumlah perempuan yang menduduki posisi tertinggi. Peran perempuan dalam pembangunan ekonomi sangat penting sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, terutama di wilayah lokus P2WKSS,” ujar Siska.

Baca Juga: PLN Majukan Kampung Adat Kuta Lewat Tiga Program TJSL, Pemerintah Kabupaten Ciamis Siap Percepat Akses Infrastruktur

Ia menegaskan pentingnya menjaga semangat inovasi dan kolaborasi dalam menjalankan program ini.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan di masyarakat, terutama dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.

Menariknya, pelaksanaan evaluasi tahun 2025 berbeda dari tahun sebelumnya. Jika biasanya dilakukan melalui peninjauan langsung ke lokasi dan wawancara lapangan, tahun ini penilaian dilaksanakan sepenuhnya secara daring.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya efisiensi sekaligus mendorong transformasi digital dalam proses evaluasi dan administrasi program.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X