"Kita tidak ingin membangun yang akhirnya tidak berkelanjutan, manfaatnya harus dirasakan masyarakat banyak," ucapnya.
Kementerian Transmigrasi juga akan memanfaatkan kemajuan teknologi media sosial sebagai sarana promosi.
Baca Juga: Resep Donat Banga Cemilan Menul Lembut Bikin Nagih, Cocok Jadi Teman Ngeteh
Sementara itu, Kades Ponggok, Djunaedi Mulyono menyambut baik kedatangan Menteri Transmigrasi yang ingin belajar langsung mengenai potensi yang ada di Desa Ponggok.
"Kita kedatangan tamu dari Pak Menteri Tramigrasi, yang mana dari Kementerian Tramigrasi sekarang baru ada program kaitannya Tramigrasi Modern ya," katanya.
Djunaedi Mulyono mengaku akan terus membantu apabila diajak berdiskusi untuk kemajuan wilayah transmigrasi.
"Kalau dulu itu mendatangkan orang, kalau sekarang itu ibaratnya kayak gula, jadi gimana membuka kawasan ekonomi baru ataupun kawasan pengembangan yang nantinya akan menjadi sebuah kota baru," imbuhnya.
Djunaedi Mulyono menambahkan keberhasilan Desa Ponggok dalam mengelola potensi air dengan konsep dan perencanaan yang matang.
Untuk tata kelola, desa wisata Ponggok terbagi dalam beberapa kawasan, yakni kawasan wisata, kawasan perikanan, kawasan agrowisata, hingga edupark.
"Beliau mengunjungi tempat wisata yang ada di Punggok, berdiskusi dengan Direktur BUMDES, Koperasi Merah Putih, gimana tata kelola koperasi BUMDES, LUPMMDES, dampaknya terhadap masyarakat, terhadap pendapatan, terhadap kebijaksanaan, itu bisa meningkat."
"Pada intinya paling tidak Punggok ini akan menjadi benchmark untuk pengembangan wisata atau pengembangan usaha-usaha baru," tutupnya. ***
Artikel Terkait
3 dari 5 Pemuda Bersenjata Tajam yang Bikin Huru-hara Keroyok 2 Korban di Klaten Ternyata Residivis, Kini Terancam 7 Tahun Penjara
Cari Rumput Pakan Ternak, Warga Kepanjen Delanggu Klaten Diserang Tawon Vespa Affinis hingga Dirawat di Rumah Sakit
Ratusan Warga Berebut 4 Gunungan Hasil Bumi, Tradisi Bersih Sendang Sinongko di Pokak Ceper Klaten
Polisi dan Relawan Musnahkan Sarang Tawon Vespa Affinis yang Menyerang Warga Kepanjen Delanggu Klaten saat Cari Rumput Pakan Ternak
Kecelakaan Honda Vario vs Honda Beat di Simpang Empat Ngadisari Mrisen Juwiring Klaten, Begini Kronologinya