Selasa, 21 Juli 2026

Datang ke Klaten, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Ingin Adopsi Pengelolaan Potensi Desa Ponggok di Kawasan Transmigrasi

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Jumat, 19 September 2025 | 10:02 WIB
Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara berkunjung ke Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu, 17 September 2025. (Portaloka.id/WKP)
Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara berkunjung ke Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu, 17 September 2025. (Portaloka.id/WKP)

"Kita tidak ingin membangun yang akhirnya tidak berkelanjutan, manfaatnya harus dirasakan masyarakat banyak," ucapnya.

Kementerian Transmigrasi juga akan memanfaatkan kemajuan teknologi media sosial sebagai sarana promosi.

Baca Juga: Resep Donat Banga Cemilan Menul Lembut Bikin Nagih, Cocok Jadi Teman Ngeteh

Sementara itu, Kades Ponggok, Djunaedi Mulyono menyambut baik kedatangan Menteri Transmigrasi yang ingin belajar langsung mengenai potensi yang ada di Desa Ponggok.

"Kita kedatangan tamu dari Pak Menteri Tramigrasi, yang mana dari Kementerian Tramigrasi sekarang baru ada program kaitannya Tramigrasi Modern ya," katanya.

Djunaedi Mulyono mengaku akan terus membantu apabila diajak berdiskusi untuk kemajuan wilayah transmigrasi.

"Kalau dulu itu mendatangkan orang, kalau sekarang itu ibaratnya kayak gula, jadi gimana membuka kawasan ekonomi baru ataupun kawasan pengembangan yang nantinya akan menjadi sebuah kota baru," imbuhnya.

Djunaedi Mulyono menambahkan keberhasilan Desa Ponggok dalam mengelola potensi air dengan konsep dan perencanaan yang matang.

Baca Juga: CoreLab Promedia 2025 Bakal Meluncur ke Kampus Unesa Surabaya, Event Seru Menyelami Dunia Content Creator

Untuk tata kelola, desa wisata Ponggok terbagi dalam beberapa kawasan, yakni kawasan wisata, kawasan perikanan, kawasan agrowisata, hingga edupark.

"Beliau mengunjungi tempat wisata yang ada di Punggok, berdiskusi dengan Direktur BUMDES, Koperasi Merah Putih, gimana tata kelola koperasi BUMDES, LUPMMDES, dampaknya terhadap masyarakat, terhadap pendapatan, terhadap kebijaksanaan, itu bisa meningkat."

"Pada intinya paling tidak Punggok ini akan menjadi benchmark untuk pengembangan wisata atau pengembangan usaha-usaha baru," tutupnya. ***

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X