PORTALOKA.ID - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau Sekolah Rakyat untuk memastikan sekolah tersebut berjalan baik dan lancar.
"Saya meninjau langsung ke beberapa kelas dan fasilitas lainnya. Saya melihat fasilitasnya sangat memadai, makanan yang enak, para siswa semangat belajar, kelengkapan sekolahnya pun diberikan, tidurnya nyenyak, air tersedia, dan yang lainnya," kata Bupati Donysaat melaksanakan monitoring Sekolah Rakyat di Gedung BLK Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara pada Selasa, 9 September 2025.
Bupati menyebutkan pelaksanaan Sekolah Rakyat Sumedang berbeda dengan daerah lainnya.
"Di Sekolah Rakyat Sumedang pun ada pembeda. Di sini ada keagamaannya karena setiap Subuh dilaksanakan kegiatan mengaji. Kemudian setiap malam Jumat dilaksanakan Yasinan bakda Magrib, selain itu ada olahraga bersama, ada seni budayanya, dan ada belajar literasinya," kata Dony.
Baca Juga: Sebanyak 212 PNS dan PPPK Dilantik, Wali Kota: Layani Masyarakat dengan Komunikasi yang Baik
Bupati memastikan Sekolah Rakyat di Sumedang berjalan aman, lancar dan baik.
"Yang luar biasanya di sini murid-muridnya banyak yang memiliki potensi. Ada yang mempunyai keahlian volly dan melukis. Ini sebenarnya potensi yang sudah digali, tinggal terus dikembangkan sehingga ke depannya mereka bisa menjadi anak yang sukses dengan keahliannya," ujarnya.
Bupati mengungkapkan Pemda Sumedang akan terus mendukung Sekolah Rakyat agar berjalan dengan baik dan lancar.
"Ini adalah tanggungjawab bersama. Karena ini tidak lagi sebagai program nasional, tapi ini adalah program bersama. Kami juga support dengan membangun benteng dan lapangan olahraga, kemudian instalasi listrik dan sebagainya," ungkapnya.
Menurut Bupati Sekolah Rakyat Sumedang sudah sangat memadai.
"Ini sudah sangat memadai, ruang kelasnya bagus, asramanya juga bagus, tempat ibadahnya ada, toiletnya bersih, ruang guru dan laboratorium bagus. Selain itu ada petugas medis yang disediakan untuk memastikan kesehatan siswa. Jadi ini sudah sangat ideal, dan saya yakin ini akan bisa memenuhi harapan Pak Presiden dalam memutus transmisi kemiskinan," tuturnya.
Bupati juga menambahkan orang tua dari siswa Sekolah Rakyat juga dibantu dengan program rehab Rutilahu dan diberikan pekerjaan melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).
"Kemudian diadakan pelatihan di BLK bagi orang tuanya yang ingin memiliki keahlian menjahit, membuat kue dan memiliki keterampilan otomotif. Setelah dilatih kami salurkan untuk dapat pekerjaan," ujarnya.
Artikel Terkait
Lokasi Sekolah Rakyat di Jawa Tengah, Ada di Solo hingga Magelang Paling Banyak
Ini Dia 13 Lokasi Sekolah Rakyat di Jawa Barat, Ada di Sukabumi, Bandung hingga Sumedang
Sekolah Rakyat Sudah Ada di Luar Pulau Jawa, Ini Dia 10 Titik yang Tersebar dari Aceh hingga Papua
Momen Haru Hari Pertama Sekolah Rakyat di Kupang NTT: Siswa Menyanyikan 'Laskar Pelangi' Penuh Semangat
Dalam 5 Bulan Sudah Berdiri 100 Sekolah Rakyat, Prabowo: Padahal Gagasannya Baru Februari 2025