Minggu, 19 Juli 2026

Satgas TMMD Kodim 0825/Banyuwangi Hadirkan Solusi Sederhana di Medan Sulit: Angkong Jadi Kunci Pembangunan

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Jumat, 25 Juli 2025 | 19:05 WIB
Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, terus menunjukkan progres positif. (IST)
Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, terus menunjukkan progres positif. (IST)

PORTALOKA.ID - Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, terus menunjukkan progres positif.

Dengan semangat gotong royong, Satgas Kodim 0825/Banyuwangi memanfaatkan alat tradisional angkong untuk mengangkut material pembangunan di medan yang sulit dijangkau kendaraan berat, Jumat, 25 Juli 2025.

Langkah sederhana namun efektif ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Babinsa Desa Kesilir dari Posramil 0825/24 Siliragung, Sertu Bambang Darmawan menjelaskan bahwa penggunaan angkong mempercepat distribusi bahan bangunan seperti pasir dan batu menuju lokasi pembangunan.

Baca Juga: Festival Galuh Niskala 2025 Resmi Dibuka oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

“Kehadiran angkong menjadi solusi efektif, sekaligus menghidupkan kembali semangat kerja bersama warga,” ungkap Sertu Bambang Darmawan.

Sementara itu, Kepala Desa Kesilir, Mujiono menyampaikan rasa terima kasih atas peran aktif TNI dalam TMMD.

Menurut Mujiono, metode yang digunakan sangat sesuai dengan kondisi geografis desa yang berbukit dan memiliki akses jalan terbatas.

Kepala Desa Siliragung, Paeno Hadi P juga menyoroti dampak positif TMMD, yang dinilainya tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga menguatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan.

Baca Juga: Pertama dalam Sejarah Kabupaten Ciamis, Naratas Layer Farm Launching Inovasi Teknologi Peternakan Modern

Program TMMD ke-125 ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, namun juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat.

Melalui gotong royong dan pemanfaatan alat yang sesuai dengan kondisi lapangan, TNI bersama masyarakat bahu membahu membangun desa dari bawah, secara berkelanjutan dan penuh semangat kebersamaan. ***

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X