Selasa, 2 Juni 2026

4 Anak Laki-laki Dirantai di Andong Boyolali Kini Tinggal di Pondok Pesantren, Pintar Mengaji dan Suaranya Bagus

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Rabu, 16 Juli 2025 | 08:52 WIB
ILUSTRASI - Empat anak laki-laki ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kaki dirantai kini berada di pondok pesantren di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (freepik/Mateus Andre)
ILUSTRASI - Empat anak laki-laki ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kaki dirantai kini berada di pondok pesantren di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (freepik/Mateus Andre)

PORTALOKA.ID - Empat anak laki-laki ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kaki dirantai kini berada di pondok pesantren di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kepala Dinsos Boyolali, Sumarno mengatakan keempat anak tersebut sebelumnya berada di rumah singgah Boyolali.

Kemudian dipindahan ke salah satu pondok untuk mengembalikan mental si anak.

Hal itu dikarenakan rumah singgah bukan untuk anak-anak.

Baca Juga: Detik-detik Aksi Pria 35 Tahun Bacok 3 Orang Tetangga di Bayat Klaten, Korban Kaget saat Tidur, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa

"Rumah Singgah Dinsos kan tidak untuk anak anak, tetapi untuk ODGJ."

"Maka mereka kita pindahkan ke pondok," ucap Sumarno, Selasa, 15 Juli 2025, dikutip dari Suara Merdeka Solo.

Anak-anak tersebut akan mendapat pendidikan nonformal selama di pondok.

"Tadi sudah kami lihat mereka di tes mengaji."

"Ternyata memang pandai mengaji, suaranya bagus."

"Malah, salah seorang anak ada yang hafal 13 juz," katanya Sumarno.

Baca Juga: Wakil Bupati Batang Suyono Temui Anak Laki-laki Dirantai dan Kelaparan di Andong Boyolali

Diberitaan sebelumnya, 4 anak laki-laki ditemukan dalam kondisi kaki dirantai dan kelaparan di rumah SP (65), di Desa Mojo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu, 13 Juli 2025.

Kasus ini terungkap saat warga curiga ada pencurian kotak amal.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X