SIKKA, PORTALOKA.ID - Musibah kebakaran melanda kawasan pemukiman warga di RT 001 RW 001, Desa Lokong Gete, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 10 Juli 2025 sekitar pukul 08.30 WITA.
Kebakaran hebat tersebut menghanguskan tujuh rumah warga.
Rumah yang hangus terbakar terdiri dari 1 rumah permanen, 1 rumah setengah tembok beratap seng, 4 rumah berdinding halar dan berlantai semen, 1 rumah papan (kosong).
Selain rumah, sejumlah barang-barang penting milik korban ikut terbakar.
Akibat kejadian ini kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.
Kronologi Kebakaran
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Amelia Putri (20), warga setempat, yang mendengar teriakan seorang anak dari rumah tempat munculnya titik api awal.
Menurut saksi mata, anak tersebut terdengar berteriak, “jangan main api!”
Saksi kemudian melihat kobaran api mulai membesar dari rumah tersebut dan segera berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar.
Warga pun berupaya memadamkan api secara manual, namun kobaran api yang cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya tidak dapat dikendalikan.
Api berhasil dipadamkan setelah bantuan dari unit pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Pada saat kejadian, rumah yang menjadi titik awal api diketahui tidak dihuni oleh orang dewasa, melainkan hanya oleh dua orang anak-anak.
Artikel Terkait
Lumpia Duleg, Sosis Mini Khas Delanggu Klaten yang Lezat Dicocol Pakai Kuah, Manis Asem Gurih Mantul
Kondisi Pria Asal Bantul yang Tertabrak KRL di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Muhammad Rasya Alfarelhudy dan Anindya Putri Aprilia, Wakili Jawa Tengah ke Paskibraka Nasional 2025 untuk HUT ke-80 Republik Indonesia
Ternyata Pria Tertabrak KRL di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta Terseret Sejauh 15 Meter
Gagal Bawa Kabur Uang Rp300 Juta Jambret di Depok jadi Bulan-bulanan Massa
KAI Commuter Buka Suara Kasus Pria Tertabrak KRL di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta