Minggu, 19 Juli 2026

Mensos Klaim Temukan 571 Ribu Rekening Penerima Bansos Terindikasi Digunakan untuk Judol

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 8 Juli 2025 | 19:46 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf klaim ribuan rekening penerima bansos digunakan untuk judol (Kemensos)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf klaim ribuan rekening penerima bansos digunakan untuk judol (Kemensos)

PORTALOKA.ID - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan ada dugaan penerima bantuan sosial (bansos ) menggunakan uangnya untuk melakukan judi online (judol).

Mensos yang kerap dipanggil Gus Ipul menyatakan bahwa akan dilakukan evaluasi terhadap penerima bansos.

“Dari pemeriksaan PPATK itu dideteksi ada 571 ribu penerima bansos yang ditengarai digunakan untuk judol,” kata Gus Ipul kepada awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin, 7 Juli 2025.

“Kemudian untuk memenuhi harapan Presiden agar bansos tepat sasaran, maka kita perlu melihat situasi dan kondisi penerima bansos,” imbuhnya.

Baca Juga: Kepercayaan Investor Global Menguat, Transformasi Jadi Fondasi Daya Tarik Saham BBRI

Gus Ipul menambahkan bahwa ada masyarakat yang sudah menerima bansos selama 10 hingga 15 tahun.

Oleh karena itu, menurutnya perlu ada evaluasi lebih lanjut terkait penerima bansos.

“Kita ingin tahu profil penerima bansos, salah satunya melalui rekening-rekening yang pernah menerima bansos dari Kementerian Sosial,” terangnya.

Gus Ipul juga menyatakan bahwa perlu koordinasi dengan PPATK untuk mengetahui penggunaan dana bansos digunakan dengan seharusnya atau tidak.

Baca Juga: Hanya Rp800 Juta, Ini 10 Desa yang Dapat Dana Desa 2025 Terkecil di Sleman Yogyakarta, Bisa untuk Apa Saja?

“Kami izin pada Presiden, Presiden mengizinkan kita koordinasi dengan PPATK, maka seluruh rekening penerima bansos dari Kementerian Sosial semuanya kami serahkan kepada PPATK,” jelasnya.

“Kami masukkan 28 juta rekening keluarga penerima manfaat, dideteksi ada 571 ribu penerima bansos ditengarai untuk judol,” tambahnya.

Semua data yang sudah terkumpul dari PPATK, untuk selanjutnya menurut Gus Ipul akan dianalisis dan dievaluasi lebih lanjut.***

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X