Minggu, 19 Juli 2026

Kasus Pelemparan Batu ke Kereta Api Sancaka Sudah Dilaporkan ke Polres Klaten oleh KAI Daop 6 Yogyakarta

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Selasa, 8 Juli 2025 | 14:17 WIB
Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa - Kasus pelemparan batu ke Kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Yogyakarta - Surabaya Gubeng sudah dilaporkan ke polisi Polres Klaten, Jawa Tengah.  (Portaloka.id/WKP)
Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa - Kasus pelemparan batu ke Kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Yogyakarta - Surabaya Gubeng sudah dilaporkan ke polisi Polres Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/WKP)

PORTALOKA.ID - Kasus pelemparan batu ke Kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Yogyakarta - Surabaya Gubeng sudah dilaporkan ke polisi Polres Klaten, Jawa Tengah.

Peristiwa pelemparan batu itu mengakibatkan 2 orang penumpang mengalami luka-luka.

Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa membenarkan adanya peristiwa pelemparan batu tersebut.

"Perlu kami sampaikan bahwasannya memang benar telah terjadi adanya pelemparan terhadap KA Sancaka yang melintas di wilayah Klaten."

Baca Juga: Tegas! KAI Daop 6 Yogyakarta akan Proses Hukum Pelaku Pelempar Batu ke Kereta Api Sancaka saat Melintas Antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot

"Kereta berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta arah ke Surabaya, Stasiun Gubeng."

"Keberangkatan dari Yogyakarta kurang lebih pukul 22.25 WIB."

"Dimungkinkan terjadi dugaan pelemparan oleh seseorang yang melintas di wilayah Klaten terhadap kereta api tersebut," ucap AKP Taufik Frida Mustofa, Selasa siang, 8 Juli 2025.

AKP Taufik Frida Mustofa mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari pihak KAI.

Baca Juga: Cerita Korban Kereta Api Sancaka Dilempar Batu saat Melintas Antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot: Muka Penuh Darah, Kaca Pecah Masuk ke Baju

Polisi pun akan melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut di sekitar lokasi kejadian.

"Pada saat ini memang benar, baru kami terima laporan tersebut dari pihak KAI, perwakilan dari Daop 6 Yogyakarta."

"Kami tentunya akan koordinasi dengan pihak KAI, berikut juga Polsuska (Polisi Khusus Kereta Apiataupun sekuriti yang terdekat penjaga palang pintu tersebut," imbuh AKP Taufik Frida Mustofa.

Salah satu korban menceritakan peristiwa KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng dilempar batu Minggu malam, 6 Juli 2025 saat melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot. (Instagram @widya_anggraini_awaw)

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X