Kamis, 4 Juni 2026

Tersangka dan Driver Ojol Sempat Nego Sebelum Penusukan di Sleman Yogyakarta, Kepepet Gegara Teman Terjerat Narkoba

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Sabtu, 14 Juni 2025 | 20:15 WIB
Ilustrasi - Tersangka ngaku dikejar debt collector untuk melunasi hutang pinjol temannya (Freepik/rawpixel.com)
Ilustrasi - Tersangka ngaku dikejar debt collector untuk melunasi hutang pinjol temannya (Freepik/rawpixel.com)

PORTALOKA.ID - Terungkap fakta bahwa antara tersangka dan korban pengemudi ojek online (ojol) sempat lakukan negosiasi sebelum aksi pembunuhan di Kalasan.

Hal ini terungkap dalam rilis kasus di aula Polresta Sleman Yogyakarta pada Jumat, 13 Juni 2025.

Kanit Reskrim Polsek Kalasan, Ipda Ritantoko Wicaksono, mengatakan dari hasil pemeriksaan pelaku ternyata sudah mentargetkan driver ojol.

Ia mengatakan peristiwa nekat itu bermula saat pelaku merasa risih ditagih oleh debt collector.

Baca Juga: Gegara Pinjol Rp2 Juta, Pria di Kalasan Sleman Yogyakarta Tega Tikam Driver Ojol hingga Meninggal Dunia

Sedangkan pelaku saat itu ternyata tidak memiliki uang.

"Jadi memang dia niat dari awal memang curas sasaran driver ojol. Ada yang datang memarahi pelaku, kemudian pelaku merasa risih karena hari Senin harus sudah membayar. Jadi sudah kepepet," ujar Ritantoko.

Walhasil BPU yang merasa kepepet akhirnya melakukan aksi nekat pembunuhan.

Ritantoko bilang, saat kejadian antara tersangka dan Anggy Darmiansyah (42) sempat bernegosiasi.

Baca Juga: Geger Penemuan Granat di Lapangan Voli Kawasan Banguntapan Bantul Yogyakarta

Korban menanyakan apa yang sebenarnya diminta oleh tersangka.

Kejadian ini justru membuat BPU panik hingga membabi buta menusuk korban.

"Saat itu korban dan pelaku ini sempat negosiasi, komunikasi, korban menanyakan 'maumu apa nanti saya tak kasih' tapi karena korban ada perlawanan dan pelaku panik sehingga membabi buta, dengan mengayunkan cutter dan pisau itu, awalnya hanya ancaman tapi korban melawan akhirnya terjadi perkelahian dan dilukai," jelasnya.

Akibatnya, korban mengalami luka sayatan pada lengan kanan, perut hingga 7 jarinya.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X