PORTALOKA.ID - Presiden Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan ibadah Salat Idul Adha 1446 H dengan khidmat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat pagi, 6 Juni 2025.
Prabowo mengenakan baju koko putih dan peci hitam.
Ia hadir bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan menempati barisan paling depan saf jamaah.
Tampak hadir pula sejumlah tokoh nasional dan pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), Menteri Koordinator PMK Pratikno, dan Ketua DPR RI Puan Maharani, yang turut menunaikan ibadah di masjid terbesar di Asia Tenggara itu.
Baca Juga: 70 Tahun Konferensi Asia-Afrika, Prabowo Sorot Akar Historis Hubungan Indonesia-China
Suasana salat Idul Adha berlangsung penuh khidmat, diiringi lantunan takbir dan tahmid yang menggema dari imam dan para jamaah.
Nuansa kebersamaan begitu terasa, seiring dengan semangat kurban yang menjadi inti peringatan hari besar umat Islam ini.
Khutbah Idul Adha disampaikan oleh Prof. H. Wan Jamaluddin, Z. M.Ag., Ph.D, Rektor Universitas Raden Inten, Lampung, dengan tema “Menebar Cinta Kasih Melalui Ibadah Kurban.”
“Ibadah kurban bukan hanya seremonial penyembelihan hewan."
Baca Juga: Ujung Kasus Meikarta: Tujuh Tahun Penantian, Harapan Baru di Tangan Menteri PKP di Era Prabowo
"Di balik itu, ada nilai-nilai spiritual dan sosial."
"Kurban adalah bentuk aktualisasi dari cinta kasih, cinta kepada Allah yang ditunjukkan dengan ketaatan, dan cinta kepada sesama manusia yang ditunjukkan melalui berbagi,” tutur Prof. Wan Jamaluddin dalam khutbahnya. Ia turut mengutip surat Al-Hajj ayat 37 sebagai dasar nilai spiritual kurban.
Artikel Terkait
Momen Membanggakan Prabowo Lepas Ekspor Perdana 1.200 Ton Jagung Indonesia ke Malaysia
Prabowo Sebut Produksi Jagung Indonesia Berhasil Naik Hampir 50%: Hasil Keringat dan Hati yang Bersih
Optimis Swasembada Pangan, Prabowo Lepas Ekspor Perdana Jagung: Indonesia Siap Jadi Lumbung Dunia
Bangga! Jagung Indonesia Tembus Pasar Ekspor, Prabowo: Indonesia Akan Jadi Lumbung Pangan Dunia
LSI Denny JA Rilis Survei Kepuasan Publik Terhadap 7 Bulan Pemerintahan Prabowo, Stabilitas Politik Paling Tinggi