"Kami sudah sampaikan kepada driver agar segera ganti ban."
"Karena itu sangat berbahaya bagi penumpang," tuturnya.
"Kami sarankan untuk mengganti agar saat digunakan bisa lebih aman."
"Itu kami temukan di salah satunya bus rombongan ziarah menuju Kecamatan Bayat, Klaten," imbuhnya.
Baca Juga: 66 Motor Brong hingga Pelaku Premanisme Ditangkap Tim Gabungan di Klaten saat Patroli Skala Besar
Tak hanya pemeriksaat kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan pada sopir dan awak bus.
Hasilnya, ada 2 orang sopir bus memiliki tensi tinggi.
Namun, tenaga kesehatan dari Klinik Pratama Polres Klaten telah memberikan obat penurun tensi.
Sementara itu, salah satu sopir, Arif Prasetyo mengaku lebih nyaman setelah mengikuti rampcheck.
Arif Prasetyo menuturkan kalau dirinya mengantarkan rombongan pengantar haji dari Kabupaten Purwodadi ke Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali.
Lalu melanjutkan perjalanan mampir ke Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, untuk berziarah.
"Saya sangat mendukung rampcheck karena bisa membuat lebih nyaman dan aman."
Artikel Terkait
Pria Warga Kota Semarang Nekat Curi Honda Beat Milik Teman Sesama Buruh Proyek di Klaten, Pelaku Ganti Baju Lalu Sembunyikan Motor di Semak-semak
Pengakuan Pria Warga Kota Semarang Pelaku Pencurian Honda Beat Milik Sesama Buruh Proyek di Klaten: Saya Tidak Punya Motor
66 Motor Brong hingga Pelaku Premanisme Ditangkap Tim Gabungan di Klaten saat Patroli Skala Besar
Kisah Wanita Tangguh Dirikan Kelompok Wanita Tani di Kaki Gunung Ciremai Berbekal Pinjaman Modal dan Pendampingan BRI
Puluhan Sepeda Motor Berknalpot Brong Ditilang Polisi Selama Liga Futsal di GOR Gelarsena Klaten