Minggu, 19 Juli 2026

Bejat! Dokter Kandungan di Garut Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada Banyak Pasien, Ini Modusnya

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 15 April 2025 | 15:35 WIB
Ilustrasi - Dokter kandungan di Garut lakukan pelecehan seksual dengan modus USG 4D gratis (Freepik/freepik)
Ilustrasi - Dokter kandungan di Garut lakukan pelecehan seksual dengan modus USG 4D gratis (Freepik/freepik)

GARUT, PORTALOKA.ID - Media sosial kembali dibuat gempar dengan oknum dokter yang diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada pasiennya.

Seorang dokter kandungan di Garut, Jawa Barat tertangkap kamera CCTV yang menunjukkan dugaan pelecehan seksual saat melakukan pemeriksaan USG pada pasiennya.

Setelah kasus tersebut diunggah di akun influencer kesehatan sekaligus dokter, Mirza Mangku Anom, muncul pengakuan dari para korban.

Dari unggahan tangkapan layar pesan DM, dokter Mirza membagikan cerita netizen yang menjadi korban oknum dokter kandungan Garut tersebut.

Baca Juga: Dokter PPDS Unpad Pelaku Rudapaksa Anak Pasien RSHS Bandung Pernah Coba Bunuh Diri, Polisi Ungkap Alasannya

Isi pesan tersebut menunjukkan bahwa ada iming-iming periksa dan USG 4D yang gratis dari dokter kepada korban.

“2023 kejadian saya waktu itu ke bidan, kebetulan ada dokter Spesialis Obgyn-nya dia,” tulis pesan dari netizen tersebut di Instagram Story pada Senin, 14 April 2025.

“Dari awal udah aneh, mungkin karena saya nggak di samping suami, dia minta WhatsApp ngajak jalan ini itu,” tambahnya.

“Dia iming-iming, ‘Udah, kamu cek ke klinik saya, nggak usah bayar,’ kliniknya deket alun-alun,” sambungnya.

Baca Juga: Viral Dokter Kandungan di Garut Diduga Lakukan Pelecehan Seksual saat Periksa USG pada Pasien

Pada unggahan lainnya, dokter Mirza mengungkapkan tangkapan layar tentang dokter kandungan tersebut menjanjikan USG 4D gratis.

“Dia (oknum dokter kandungan Garut) selalu WhatsApp pasien-pasiennya, iming-iming USG 4D gratis tapi ngajak main dll,” tulis netizen tersebut.

Dalam pesan itu juga terungkap bahwa pasien harus datang sendiri saat melakukan pemeriksaan.

“Tapi nggak boleh bawa suami atau siapapun pas periksa,” tandasnya.***

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X