Kamis, 4 Juni 2026

Tiba-Tiba Wartawan Menjadi Santri, Pertama dalam Sejarah Kabupaten Ciamis

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Senin, 10 Maret 2025 | 17:26 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya membuka kegiatan Pesantrean Ramadhan 1446 (Istimewa)
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya membuka kegiatan Pesantrean Ramadhan 1446 (Istimewa)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Tiba-tiba puluhan wartawan berpakaian santri, berbaju putih hitam dan berkopiah.

Mereka duduk berbaris mendengarkan tausyiah KH Nonop Hanapi. Ini merupakan sejarah pertama di Kabupaten Ciamis.

"Yang spesial Pesantren Ramadhan 1446 H ini adalah kami membuka Pesantren Jurnalis. Ini pertama dalam sejarah sejak Kabupaten Ciamis berdiri. Tujuannya adalah untuk merubah karakter agar warna liputan beritanya menebarkan kebajikan," ujar Ketua Panitia, Dr H Wawan S Arifin.

Menurut Wawan, Pesantren Ramadhan di Kabupaten Ciamis, disambut antusias, pesertanya membludak.

Baca Juga: Pastikan Kebutuhan Uang Tunai untuk Lebaran, BRI Siapkan Rp32,8 Triliun Khusus Masyarakat Terpenuhi Hingga Pelosok

Pembukaan acara dilakukan secara resmi oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, pada Senin, 10 Maret 2025 di Gedung KH Irfan Hielmy.

Acara ditandai dengan pemukulan bedug yang disaksikan langsung oleh seluruh peserta.

Pesantren Ramadhan yang sudah menjadi agenda tahunan di Kabupaten Ciamis ini mencatatkan peningkatan jumlah peserta yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Acara ini merupakan hasil kerja sama antara sekolah-sekolah di Ciamis dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Ciamis," ujar H. Wawan Arifin.

Baca Juga: Ciamis Launching Anugerah Masjid Ramah Pertama di Jawa Barat, Langkah Nyata dalam Penguatan Fasilitas Keagamaan

Tahun ini, peserta yang mengikuti Pesantren Ramadhan terdiri dari berbagai kelompok usia dan latar belakang. Tercatat ada 50 siswa tingkat SMP/MTs, 50 siswa tingkat SMA/Aliyah, serta 257 orang lansia yang turut berpartisipasi.

"Uniknya, tahun ini juga dibuka Pesantren Jurnalis Ciamis yang diikuti oleh 45 orang jurnalis setempat," tambah Wawan.

Selain itu, kegiatan pesantren ini tidak hanya berlangsung di satu tempat, melainkan tersebar di beberapa lokasi strategis seperti Islamic Center bagi para siswa SMP dan SMA, Masjid Agung Ciamis bagi para lansia, dan Pesantren Darussalam untuk para Jurnalis.

Materi yang diajarkan dalam Pesantren Ramadhan kali ini meliputi berbagai ilmu keislaman, antara lain Tauhid, Tahsin al-Quran, Fiqih, Tarikh Islam, Hadis, serta Akhlak.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X