PORTALOKA.ID - Belakangan ini, pengguna Gmail diminta mengganti alamat emailnya.
Pasalnya, lebih dari 2,5 Miliar penggunanya menjadi target utama serangan siber.
Serangan siber itu dilakukan dengan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Hal ini sebagaimana disampaikan McAfee selaku perusahaan keamanan siber.
"Penipu menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat video atau rekaman audio palsu yang sangat realistis,"
"yang berpura-pura menjadi konten asli dari orang sungguhan," demikian dilansir dari Forbes.
Sebagai upaya perlindungan, pengguna perlu lebih waspada dalam menggunakan Gmail.
Berikut adalah beberapa lima cara melindungi akun Gmail dari serangan siber:
1. Hindari pesan mencurigakan
Ketika terdapat email dari sosok yang tak dikenal, sebaiknya hati-hati.
Jangan klik tautan, download lampiran, atau menyerahkan informasi pribadi dari pesan mencurigakan.
2. Verifikasi Informasi Secara Mandiri