ragam

Ramai Wacana Susu Ikan Jadi Alternatif Susu Sapi Dalam Program Menu Makan Gratis Prabowo-Gibran, Begini Cara Pengolahannya

Jumat, 13 September 2024 | 19:33 WIB
Potret susu ikan produk dalam program Prabowo-Gibran untuk anak Indonesia. (X.com/@StevanFirman15)

Baca Juga: Deretan Kisah Murid Menikahi Gurunya, Terbaru Terjadi di Kaltim, Begini Ceritanya

Pengolahan Susu Ikan

Susu ikan menjadi produk inovasi yang diluncurkan oleh Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan Kemenkop UKM pada Agustus 2023.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono saat itu menuturkan, susu ikan bukan susu yang memiliki komposisi sepenuhnya dari ikan.

Komposisi susu ikan yaitu Hidrolisat Protein Ikan (HPI), yang merupakan hasil dari pengolahan ikan yang diproses sedemikian rupa.

Lebih lanjut, Penelitian pada tahun 2021 menyebut, HPI memiliki kandungan protein lebih dari 60 persen.

Baca Juga: 5 Fakta Kasus Ayah Cabuli Anak Kandungnya di Wonosobo, Polisi Beberkan Modusnya

Seterusnya, HPI dibuat melalui proses penguraian protein ikan menjadi peptida sederhana dan asam amino lewat hidrolisis oleh enzim, asam atau basa. Oleh karena itu, susu ikan adalah olahan dari protein ikan, bukan ‘susu ikan’.

Perbedaan Komposisi Nutrisi Susu Ikan dan Susu Sapi

Terdapat perbedaan komposisi nutrisi yang dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen susu ikan dan susu sapi, sebagai berikut:

Pertama, terkait perbedaan profil nutrisi. Susu ikan mempunyai profil nutrisi yang kaya Omega-3 dan Protein, sedangkan Susu sapi telah lama dikenal sebagai sumber nutrisi yang lengkap dan seimbang.

Baca Juga: Mahasiswa UMS Asal Manokwari yang Kecelakaan di Jalan Solo-Jogja Meninggal Dunia, Mahasiswa Aktif Teknik Sipil

Kedua, adalah perbedaan dalam komponen nutrisi utama. Komponen nutrisi utama dalam susu ikan adalah protein berkualitas tinggi dan asam lemak, sementara susu sapi memiliki komposisi kalsium yang penting untuk kesehatan tulang dan gigi.

Ketiga yaitu perbedaan peran nutrisinya bagi tubuh. Omega-3 (EPA dan DHA) dalam susu ikan sangat penting untuk kesehatan jantung, fungsi otak, dan perkembangan sistem saraf.

Sedangkan, protein yang mengandung kasein dan whey dalam susu sapi memiliki kualitas tinggi dan mudah dicerna oleh tubuh.

Halaman:

Tags

Terkini