ragam

Ramai Wacana Susu Ikan Jadi Alternatif Susu Sapi Dalam Program Menu Makan Gratis Prabowo-Gibran, Begini Cara Pengolahannya

Jumat, 13 September 2024 | 19:33 WIB
Potret susu ikan produk dalam program Prabowo-Gibran untuk anak Indonesia. (X.com/@StevanFirman15)

PORTALOKA.ID - Susu sapi menjadi salah satu bagian dari menu makan siang gratis yang menjadi program Prabowo-Gibran.

Meski belum mulai diberlakukan, program ini nampaknya secara serius tengah dipersiapkan.

Namun, baru-baru ini muncul wacana tentang susu ikan yang akan menjadi alternatif pengganti susu sapi pada program makan siang gratis Prabowo-Gibran.

Wacana ini mencuat, lantaran Indonesia dianggap tidak mempunyai jumlah sapi perah yang cukup untuk memenuhi target program tersebut.

Baca Juga: Viral Susu Ikan Jadi Alternatif Susu Sapi dalam Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran

Direktur Utama Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan atau ID FOOD Sis Apik Wijayanto, mengungkap Indonesia perlu mengimpor 2 juta sapi perah untuk mendukung program susu gratis.

"Sedangkan jumlah sapi perah di Indonesia sejauh ini kurang lebih ada 400 ribu ekor," kata Sis Apik kepada wartawan di Gedung DPR RI, pada Rabu, 4 September 2024 lalu.

Menurutnya, pengelolaan secara matang dalam bidang pangan ini menjadi hal yang krusial.

Perlu dicatat, ID FOOD merupakan perusahaan BUMN yang akan terlibat dalam program susu gratis Prabowo-Gibran.

Baca Juga: Komunitas Info Cegatan Klaten ICK Bedah Rumah Milik Wagiyem Penjual Bubur Lemu Warga Ceper, Open Donasi Masih Dibuka

Lebih lanjut, Sis Apik menuturkan tentang pengadaan susu dari mega farm yang membutuhkan dua sampai tiga tahun.

"Jika tidak mungkin ada produk alternatif yang bisa dilakukan sebagai pengganti susu sapi, maka dari ikan ada juga," tutur Sis Apik.

"Ini masih dalam kajian. Usulan ini pernah disampaikan beberapa tokoh masyarakat, tapi aroma dari susu ikan masih perlu perbaikan," tambahnya.

Lantas, bagaimana proses pengolahan susu ikan di Indonesia?

Halaman:

Tags

Terkini