Baca Juga: Ini Kesepakatan DPR dan KPU jika Pilkada 2024 Dimenangkan Kotak Kosong
Herdiat Terlalu Sempurna sebagai manusia sehingga kelemahan dan kekurangannya menjadi daya bargaining politik.
Semua ketua partai politik di Kabupaten Ciamis jam terbangnya tidak ada yang sebanding dengan Herdiat.
Jurus apapun selalu terbaca karena Herdiat menguasai psikologi para pialang politik yang pragmatis.
Maka kotak kosong bukan kecelakaan demokrasi tapi karena banyak orang kerdil yang tak mampu menjadi sparing partner Herdiat-Yana.
Baca Juga: Pilkada 2024 di 41 Daerah Lawan Kotak Kosong, Bagaimana Aturan Mainnya?
Jiwa-jiwa ciut dan takut rugi menyelinap di jiwa para kader partai politik.
Demokrasi dipuja tapi mesin politik tak berfungsi apa-apa. Kotak kosong menjadi noda sejarah bagi partai politik dan bagi Herdiat ini adalah fakta bahwa tidak ada Raja Galuh modern yang dilahirkan pada tahun 2024 ini.
Yang memilih kotak kosong akan memperlihatkan diri sebagai lawan yang tidak berani mengakui kehebatan Herdiat.
Suka dan tidak suka, Herdiat dilahirkan oleh perjalanan panjang sejarah tanpa batas zaman. Analisis apapun tidak akan cocok untuk membaca Herdiat yang penuh wibawa.
Kotak kosong menjadi penanda kelemahan partai politik dan menunjukkan mandegnya kaderisasi kepemimpinan di partai politik.
Mereka yang menjadi relawan kotak kosong juga menempatkan dirinya sebagai pihak yang melawan dalam ketidakberdayaan hegemoni Herdiat-Yana.***