2. Infrastruktur yang Masih Perlu Perhatian Khusus
Walaupun ada dorongan kuat terhadap pengembangan infrastruktur, seperti antusiasme terhadap proyek strategis nasional Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) yang diharapkan bisa menjadi pintu masuk investor dan meningkatkan konektivitas ekonomi, pembangunan infrastruktur dasar di tingkat lokal masih menghadapi tantangan realisasi fisik yang merata di seluruh desa/kecamatan.
Catatan: Belum semua proyek infrastruktur terwujud secara maksimal sepanjang 2025, terutama yang terkait dengan jaringan jalan desa dan akses layanan dasar yang kini masih menjadi harapan masyarakat.
3. Efisiensi dan Kolaborasi Kebijakan
Sebagian program pemerintah daerah membutuhkan sinkronisasi yang lebih kuat antara kebijakan pusat, provinsi, dan kabupaten agar dampaknya bisa lebih terasa di tingkat akar rumput.
Meskipun ada upaya perencanaan yang lebih matang, implementasi beberapa kebijakan masih perlu dibarengi dengan monitoring yang lebih ketat.
Refleksi Akhir Tahun
Memasuki tutup tahun 2025, kepemimpinan Bupati Herdiat Sunarya memperlihatkan dinamika pembangunan yang penuh dengan capaian positif sekaligus tantangan yang menjadi momentum evaluasi untuk tahun depan.
Keberhasilan dalam memperkuat digitalisasi, integritas pemerintahan, dan penghargaan anak menjadi bukti bahwa arah pembangunan telah tepat.
Baca Juga: Bupati Ciamis Singgung Defisit Anggaran, Berapa Gaji PPPK Paruh Waktu yang Baru Dilantik?
Di sisi lain, persoalan fiskal dan infrastruktur menunjukkan bahwa kerja keras masih harus berlanjut dengan tatakelola yang lebih inklusif dan strategis.
Semoga catatan ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih kuat di 2026, dengan fokus pada kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kualitas hidup seluruh warga Kabupaten Ciamis.***