Kepemimpinan Dr. Erwan Darmawan menghadapi dilema klasik: tuntutan mutu pendidikan yang tinggi berhadapan dengan sumber daya manusia yang belum sepenuhnya ideal.
Meski demikian, dialog dengan komunitas guru dan upaya pembinaan profesional terus berjalan, meski publik berharap langkah-langkah yang lebih progresif ke depan.
Harapan ke Depan: Pendidikan sebagai Investasi Peradaban
Refleksi akhir tahun ini menunjukkan bahwa pendidikan Ciamis berada di persimpangan antara capaian yang patut diapresiasi dan tantangan yang belum terselesaikan.
Di bawah kepemimpinan Dr. Erwan Darmawan, pendidikan belum menjadi ruang penuh gebrakan spektakuler, tetapi juga tidak berjalan di tempat.
Ke depan, dunia pendidikan Ciamis membutuhkan keberanian untuk menempatkan pendidikan sebagai investasi peradaban, bukan sekadar urusan administratif. Anggaran, kebijakan, dan inovasi harus berpihak pada pemerataan kualitas, penguatan guru, serta akses pendidikan yang adil bagi seluruh anak Ciamis.
Sebab pada akhirnya, keberhasilan pendidikan tidak diukur dari laporan tahunan, melainkan dari generasi yang kelak tumbuh: berilmu, berkarakter, dan berakar pada nilai-nilai lokal. Dari ruang kelas yang sederhana itulah, masa depan Ciamis sedang ditulis—pelan, tetapi menentukan.***