Oleh Bang Sufi
PORTALOKA.ID - Siapakah sosok Dr Erwan Darmawan? Di kalangan dunia pendidikan Ciamis dia adalah "mualaf" karena selama berkarir di Kabupaten Ciamis tak bersentuhan dengan dunia pendidikan.
Alumni STPDN yang memulai debutnya dari ajudan Bupati Ciamis ini memang tidak kaleng-kaleng. Usai menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ciamis, dia dijadikan komandan di Dinas Pendidikan oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.
Pada aspek-aspek manajerial, tentu Dr Erwan sudah jagoan, tapi pada tataran psikologis keguruan, dia harus banyak mendengar dan berlatih untuk bisa menjadi Bapak Pendidikan.
Selama kepemimpinan Dr Erwan, dunia pendidikan Ciamis terlihat senyap. Sesekali ada riuh rendah isu pembangunan fisik, tapi dunia pendidikan kerap berjalan dalam senyap. Padahal, di ruang-ruang kelas itulah masa depan Kabupaten Ciamis dirajut perlahan.
Menjelang akhir tahun 2025, publik patut menoleh sejenak: Sejauh mana pendidikan Ciamis melangkah di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan?
Tahun ini, pendidikan Ciamis tidak sedang berada di jalur yang sepenuhnya mulus. Namun dibalik keterbatasan anggaran, perubahan kebijakan nasional, serta tantangan sosial yang kompleks, sejumlah capaian penting tetap tercatat sebagai modal harapan.
Konsolidasi Tata Kelola dan Stabilitas Layanan
Salah satu keberhasilan yang paling terasa adalah upaya konsolidasi tata kelola pendidikan. Dr. Erwan Darmawan menghadapi realitas bahwa pendidikan Ciamis terdiri dari ribuan satuan pendidikan dengan karakter dan kebutuhan yang berbeda.
Di tengah situasi tersebut, stabilitas layanan pendidikan tetap terjaga. Proses belajar mengajar berlangsung relatif normal, distribusi guru terus diupayakan lebih merata, dan roda birokrasi pendidikan tidak berhenti meski anggaran daerah mengalami tekanan.
Pendekatan manajerial yang menekankan koordinasi dan komunikasi dengan para kepala sekolah menjadi kunci.
Pendidikan tidak diperlakukan sebagai proyek jangka pendek, melainkan sebagai proses panjang yang membutuhkan kesinambungan.