ragam

Berawal dari Hobi, Pria Asal Juwiring Klaten Sukses Produksi Gitar Akustik Dipasarkan ke Seluruh Indonesia, Untung Cuan Puluhan Juta per Bulan

Minggu, 14 Desember 2025 | 18:05 WIB
Didik Marianto dari Rumah Produksi Gitar JR Sanjaya di Desa Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sukses membuat gitar akustik dan terjual ke seluruh wilayah indonesia. (Portaloka.id/WKP)

Pria berusia 35 tahun tersebut mendapatkan ilmu membuat gitar melalui internet atau secara otodidak.

Beberapa riset juga Didik Marianto lalukan untuk mengetahui selera pasar terkait gitar akustik buatannya.

Baca Juga: Cara Reservasi, Peraturan dan Jam Buka Pracimasana Pura Mangkunegaran Solo, Merasakan Sensasi Makan ala Bangsawan Jawa

 

Didik Marianto awalnya menjual gitar akustik produksinya secara grosir.

Namun saat pandemi covid-19, Didik Marianto mengubah pola penjualan beralih melalui e-commerce atau online.

Harga satu gitar akustik produksinya berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu tergantung jenis dan ukuran.

Kini, dalam sebulan Didik Marianto mampu menjual sekitar 3000 gitar akustik ke seluruh wilayah indonesia dengan keuntungan mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Aturan yang Berlaku dan Jam Buka Pracimasana, Resto Fine Dining di Pura Mangkunegaran Solo, Sensasi Makan ala Princess Menu Kesukaan para Raja Jawa

"Harga 300-600 ribu, kalau sehari bisa bikin 150 gitar."

"Bahan utama disini pakai kayu mahoni, sebulan bisa kejual sekitar 3000an gitar," ucap Didik Marianto beberapa waktu yang lalu.

Berkat e-commerce atau toko online, kini gitar akustik produksi Didik Marianto sudah mampu terjual ke seluruh wilayah indonesia.

"Ini gitar akustik dan market masih lokal indonesia, diseluruh indonesia melalui platform e-commerce, seperti Shopee, Tokopedia, TiktokShop," tutupnya. ***

Halaman:

Tags

Terkini