ragam

Kisah Supriyono Budidaya Madu Klanceng di Jatinom Klaten, Cuan Kengceng Utung Jutaan Rupiah, Ingin Beli? Segini Harganya

Jumat, 19 September 2025 | 12:17 WIB
Supriyono, warga Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membudidayakan madu lebah klanceng dan menghasilkan cuan jutaan rupiah. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)

PORTALOKA.ID - Supriyono, warga Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membudidayakan madu lebah klanceng dan menghasilkan cuan jutaan rupiah.

Ia memanfaatkan ruang kosong di sudut rumahnya untuk budidaya madu lebah klanceng.

Hasilnya, Supriyono bisa menambah pundi-pundi cuan dari manisnya madu klanceng.

Budidaya madu ini bermula dari keberadaan lebah klanceng atau trigona yang banyak berkemban lair di lingkungan rumahnya.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Wisata Kereta Lokamerta di Tirtomarto Klaten, Dari Lahan Tak Produktif Jadi Tempat Piknik yang Asik dan Istimewa

 

Supriyono mengaku belajar budidaya madu lebah klanceng secara otodidak sejak tahun 2018 hingga sekarang.

Berkat ketekunannya, kini Supriyono sudah berhasil memiliki sekitar 200 kota sarang lebah klanceng yang tersebar disetiap sudut rumah.

Supriyono, warga Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membudidayakan madu lebah klanceng dan menghasilkan cuan jutaan rupiah. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)

Setiap musim panen, 1 kotak sarang lebang klanceng bisa menghasilkan sekitar 100 hingga 250 mililiter madu.

Bagi Supriyono, budidaya madu lebah klanceng bisa jadi tambahan penghasilan.

Baca Juga: Sensasi Memacu Adrenalin Naik Keranjang Sultan di The Honduras Klaten, HTM Rp 10 Ribu Bisa Foto untuk Posting IG Story

 

Karena, madu yang didapat menghasilkan cuan hingga jutaan rupiah.

Halaman:

Tags

Terkini