Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Supriyono Budidaya Madu Klanceng di Jatinom Klaten, Cuan Kengceng Utung Jutaan Rupiah, Ingin Beli? Segini Harganya

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Jumat, 19 September 2025 | 12:17 WIB
Supriyono, warga Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membudidayakan madu lebah klanceng dan menghasilkan cuan jutaan rupiah. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)
Supriyono, warga Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membudidayakan madu lebah klanceng dan menghasilkan cuan jutaan rupiah. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)

Dalam 9 bulan, Supriyono bisa mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp 2 juta hingga 3 juta.

Sebab, madu klanceng memiliki nilai jual yang tinggi dibanding dengan madu ebah lainnya.

Untuk harga madu klanceng bervariasi tergantung dengan ukuran kemasan botol.

Baca Juga: Pertama di Klaten! Nonton Bioskop VR 3D Ada di The Honduras, HTM Murah Meriah Rp 10 Ribu Saja, Gasss Banter Ayo Nonton Bolo

 

Untuk botol 100 mililiter, madu klanceng dijual seharga Rp 60 ribu.

"Saya budidaya lebah klanceng atau trigona dalam rangka pemanfaatan lahan kosong rumah saat."

"Saat ini jumlah ada 200 kotak, kita letakan di bawah genteng dan kanopi."

"Pemanfaatan lahan kita gunakanlah dalam rangka okulasi tanaman buah, seperti kelengkeng dan durian."

Baca Juga: The Honduras Wisata Air Anyar di Klaten Jawa Tengah, Gandeng Warga dan UMKM Lokal Tingkatkan Perekonomian

 

"Sekali musim panen omzet kita dapat yaitu Rp 2 juga hingga Rp 3 juta."

"Produksi 1 kotak 100 hingga 250 mililiter per kotak."

"Kita panen dalam jangka waktu 1-2 bulan."

Supriyono, warga Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membudidayakan madu lebah klanceng dan menghasilkan cuan jutaan rupiah. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X