3. Berikut adalah grafik data banyaknya kasus penderita Covid-19 sejak Maret 2020 hingga Mei 2025. Selama pandemi dilaksanakan pemberian vaksin kepada masyarakat. Vaksin primer diberikan mulai tanggal 13 Januari 2021 dan Vaksin booster 1 diberikan mulai Januari 2022. Terjadi tren penurunan kasus Covid 19 setelah dilaksanakannya vaksinasi. Data ini menunjukkan pentingnya vaksinasi dalam menurunkan resiko terinfeksi virus korona.
Berdasarkan data dan pengetahuanmu tentang sistem imun, manakah pernyataan berikut yang logis dan didukung data tersebut?
Pilih semua jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
a. Penurunan jumlah kasus setelah Januari 2022 menunjukkan bahwa booster memiliki dampak besar terhadap kekebalan seseorang.
b. Jika vaksin booster tidak diberikan, kemungkinan jumlah kasus tetap menurun karena vaksin primer sudah cukup efektif.
c. Vaksin primer dan booster bekerja sama membentuk kekebalan kolektif, sehingga menurunkan jumlah kasus secara bertahap.
d. Penurunan jumlah kasus terjadi secara alami karena vaksin primer menyebabkan virus tidak terlalu ganas.
e. Vaksin booster sudah efektif menurunkan jumlah kasus, namun perlu vaksin booster lanjutan untuk imunitas jangka panjang.
Baca Juga: Kapan TKA 2025 Dilaksanakan? Simak Jadwal Lengkap untuk Jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK
4. Seorang perempuan mengalami gangguan kehamilan yang cukup serius. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa zigot tidak berkembang di dalam rahim, melainkan di luar rongga rahim. Kondisi ini dikenal dengan kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan).
Dari kasus tersebut, tentukan Benar atau Salah untuk setiap peryataan berikut mengenai penjelasan paling logis yang dapat mendukung diagnosis dokter terkait penyebab kehamilan ektopik tersebut!
A. Pembuahan tetap terjadi di tuba falopi, namun gangguan pada silia tuba menyebabkan zigot gagal mencapai rahim.
a. Benar
b. Salah
B. Zigot yang tertanam di tuba falopi menunjukkan adanya masalah pada mekanisme transportasi embrio menuju rahim.