Dikutip dari bimashindu.kemenag.go.id, pembangunan terowongan ini dilakukan pada bulan Desember 2020 dan telah selesai pada 20 September 2021.
Namun, terowongan tersebut belum dibuka secara umum karena pihak pengurus masih mematuhi protokol kesehatan terkait pencegahan virus Covid-19.
Hal itu dikarenakan masih ada beberapa pekerjaan tambahan terkait hiasan seni pada dindingnya. Hiasan tersebut menjadi simbol silaturahmi dan toleransi antar umat beragama.
Baca Juga: Resep Cemilan Ongol-ongol, Cocok Jadi Ide Jualan Kue Arisan, Ini Dia Rahasianya
Selain memberikan estetika, ornamen tersebut juga punya makna yang mendalam.
Salah satu ornamen yang terdapat pada terowongan bawah tanah ini adalah seni pahat yang memperlihatkan dua tangan sedang berjabat dikedua sisi dindingnya.
3. Perbedaan Nuansa Bangunan
Gereja Katedral dibangun dengan arsitektur bergaya neo-gotik khas Eropa. Gereja ini memiliki nama resmi Santa Maria Pelindung Diangkat Ke Surga dan sudah ada sejak tahun 1808.
Gereja ini memiliki tiga menara, yaitu Menara Benteng Daud, Menara Gading, dan Menara Angelus Dei yang diresmikan pada 21 April 1901.
Sementara, bangunan Masjid Istiqlal memiliki bangunan bernuansa modern garapan arsitek nasrani, Frederich Silaban.
Lokasinya yang berada di sekitar Monumen Nasional (Monas) dan dibangun dekat dengan Gereja Katedral merupakan keinginan Soekarno agar menjadi lambang toleransi beragama.
Bangunan utama masjid ini dimahkotai satu kubah besar berdiameter 45 meter yang ditopang 12 tiang besar dengan menara tunggal setinggi 96,66 meter menjulang di sudut selatan selasar masjid.
Dari sisi perkembangan peradaban ada prinsip continuity and change.
Katedral yang memiliki sejarah panjang di Indonesia tetap dilestarikan dan tidak diubah arsitekturnya.
Artikel Terkait
Candi di Atas Bukit, Keraton Ratu Boko Tawarkan Sunset Terindah dari Yogyakarta, Harus Masuk List Wisata Libur Natal dan Tahun Baru
7 Fasilitas Wisata Keraton Ratu Boko di Sleman Yogyakarta, Ada Tontonan Kesenian hingga Permainan Tradisional
Heritage Lovers Akan Disambut Kesenian Srandul saat Kunjungi Keraton Ratu Boko di Sleman Yogyakarta, Gunakan Alat Musik Utama Lesung
Rute, HTM dan Jam Operasional Keraton Ratu Boko di Sleman Yogyakarta, Lengkap dengan 3 Spot Menariknya
Gegara Bunyi Remot Starter, Warga Bantul Kegep Curi Motor Tetangga
Persiapan CPNS 2025: Dokumen Penting dan Tips Pilih Formasi yang Tepat
Mau Kulineran dengan Vibes Korea? Yuk ke Annyeong Market Surabaya!