PORTALOKA.ID - Setiap 22 Oktober, masyarakat Indonesia selalu memperingati Hari Santri.
Peringatan Hari Santri sendiri dimulai sejak 2015 setelah Presiden Jokowi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.
Hari Santri Nasional ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015.
Sejak saat itu, setiap 22 Oktober selalu diperingati oleh masyarakat terutama dari kalangan pesantren.
Setiap tahun, peringatan Hari Santri mengusung logo dan tema yang berbeda.
Pada Hari Santri 2024, tema yang diusung adalah "Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan".
Fakta Menarik Hari Santri
Di balik peringatan Hari Santri, ada sejumlah fakta menarik yang perlu untuk diketahui.
Berikut beberapa fakta menarik seputar Hari Santri yang dirangkum dari kanal YouTube Balitbang dan Diklat Kemenag.
1. Kongres Santri Nasional Pertama
Sejarah Hari Santri Nasional merujuk pada Kongres Santri Nasional pertama yang diadakan pada 22 Oktober 1945.
Kongres tersebut dihadiri oleh ribuan santri dari berbagai pesantren di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
Cocok untuk Hidangan Arisan Keluarga, Resep Klepon Pandan Jajanan Tradisional yang Selalu Bikin Kangen
Resep Kacang Telur Renyah cocok untuk Ide Jualan Menghasilkan Cuan, Camilan Enak saat Nonton TV Bareng Pak Suami
Full Protein Hewani Nugget Ayam Wortel untuk Anak yang Sedang Mogok Makan, Dijamin Lahap Bun! Cek Resepnya di Sini Ya!
STIKes Muhammadiyah Ciamis Go Internasional, Gelar Kuliah Pakar Bersama UiTM Malaysia
Pengamat Buka Suara Terkait Pimpinan Negara Tersohor Hadir Pelantikan Prabowo: Manifestasi dari Diplomasi yang Dijalin Selama Ini
Resep Mie Ayam ala Solaria, Lezatnya Bikin Nagih, Gak Perlu Jajan di Luar Lagi
Pengamat Sebut Prabowo Kemahkan Anggota Kabinet di Magelang untuk Pendekatan Kedisiplinan dan Ketangguhan
Resep Es Susu Semangka, Cocok Dihidangkan saat Cuaca Panas, Minuman Segar dan Sehat
STIKes Muhammadiyah Ciamis Raih Akreditasi Unggul, Satu-satunya di Priangan Timur
Katup Penampung Semen di Pabrik Mix Beton Sedayu Yogyakarta Rusak, Efeknya Mirip Asap Erupsi Gunung, Tidak Ada Korban Jiwa