Hal senada juga disampaikan oleh Listyo Wibowo yang datang bersama keluarga untuk melihat bunga tabebuya.
Ia mengatakan, kalau bunga tabebuya sedang tidak mekar, jalan desa tersebut relatif lengang dan sepi.
Sedangkan saat bunga tabebuya sedang bermekaran banyak pengunjung yang datang untuk melihat keindahannya
"Ini tadi sama keluarga, banyak teman-teman yang kasih info, mereka sering lewat kalau antar sekolah anaknya," katanya.
"Berburu foto, ini luar biasa, banyak banget orang yang datang, banyak peminatnya, bagus sekali, mungkin lebih bagus lagi kalau ditambah lagi variasi warnanya," tuturnya.
Saat bunga tabebuya bermekaran, jumlah pengunjung dapat mencapai 100 orang yang datang silih berganti di lokasi.
Pengunjung pun semakin dimajakan dengan memandangan yang menarik karena disekelilingnya terdapat hampara sawah dan kebun jagung. ***
Artikel Terkait
Info Kuliner Enak Murah! Soto Umbul Bening Legendaris di Klaten Seporsi Cuma Rp 4 Ribu Sudah Kenyang, Jualan Sudah 50 Tahun
Kemeriahan Warga Desa Wiro, Klaten Berebut 10 Gunungan Berisi Uang Tunai, Kambing dan Hasil Bumi Tradisi Rasulan
Kebakaran Kafe di Lantai 2 Pasar Pedan, Klaten, Segini Kerugiannya
Kronologi Kebakaran Kafe di Lantai 2 Pasar Pedan, Klaten, Begini Kata Polisi soal Dugaan Penyebabnya
5 Fakta Kebakaran Kafe di Lantai 2 Pasar Pedan, Klaten, Kata Polisi soal Dugaan Penyebab hingga Besaran Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Kejari Klaten Musnahkan Barang Bukti Narkoba 30 Gram Sabu, 10 Ribu Pil hingga Senjata Tajam
Kasus Sabu di Klaten Masih Tinggi, Bupati Sri Mulyani Ajak Masyarakat Menjahui Narkoba: Tinggalkan, Masa Depan Tidak Baik
Viral Video Polisi Kejar Pria Naik Motor Bawa Sajam di Jalan Jogja-Solo, Klaten, Begini Kata Kapolres
Tak Terima Akun Fufufafa Dikaitan dengan Gibran Rakabuming Raka, Relawan Jokowi Pasbata Klaten Desak Polisi Tangkap Roy Suryo
Sapi Limousin Mengamuk Lepas dari Kandang Tercebur Sumur Sedalam 7 Meter di Manisrenggo, Klaten, Begini Kondisinya saat Diselamatkan oleh Damkar