"Yang dikirab ada 8 tumpeng, dihias dengan hasil bumi, ada kacang panjang, sayur mayur yang bermacam-macam, juga telur hasil peternak dari masyarakat Desa Karangpakel."
"Sedangkan gunungan ada 4, isinya hasil bumi di Karangpakel seperti kacang panjang, wortel, terong."
"Ini adalah mensyukuri hasil pertanian yang ada di Desa Karangpakel," kata Kepala Desa Karangpakel, Sri Sugiyanto.
Sebelum diperebutkan, nasi tumpeng dan gunungan dikirab dari kantor kepala desa menuju lapangan sejauh 200 meter.
Di akhir acara dilaksanakan makan bersama nasi tumpeng oleh warga dan panitia. ***
Artikel Terkait
Awal Kisah 2 Bule Ikut Sinoman Hajatan Pernikahan di Trucuk, Klaten hingga Bikin Tamu Undangan Heboh, Berawal dari Rasa Penasaran
2 Bule yang Ikut Sinoman Pernikahan di Trucuk, Klaten Happy Sepedaan Keliling Kampung hingga Bagi Alat Tulis ke Anak-anak
Sebelum Pulang, 2 Bule yang Ikut Sinoman Pernikahan di Trucuk, Klaten Piknik ke Umbul Ponggok hingga Makan Nasi Goreng, Begini Katanya
Sensasi Menguji Adrenalin Olahraga Slickline di Lereng Gunung Merapi Wisata Kali Talang Klaten
26 Tim Siswa SD Ikut Lomba Polisi Cilik Satlantas Polres Klaten, Pendidikan Karakter Ciptakan Generasi Emas Tertib Berlalu Lintas
Antusias Ratusan Pelajar SMP di Delanggu, Klaten saat Presiden Jokowi Melintas Jalan Jogja - Solo dan Bagi-bagi Kaos
Kecelakaan ABG Naik Scoopy Tewas Terlindas Bus AKAP di Jalan Jogja - Solo Dekat Exit Tol Jogonalan, Klaten
Ratusan Warga Demakijo, Klaten Ngalap Berkah Berebut 3 Kuintal Gunungan Beras Rojolele Srinuk dan Sayuran hingga Kemeriahan Kirab Budaya
Kekeringan dan Pam Mati, Warga Bayat, Klaten Serbu Bantuan Droping Air Bersih di Bak Penampungan dari Terpal