Kamis, 4 Juni 2026

Cerita Mbah Pani Tak Pernah Absen Saksikan Grebeg Maulud Keraton Solo: dari Kecil Sudah Lihat Muludan

Photo Author
Rohmana Kurniandari, Portaloka
- Selasa, 17 September 2024 | 10:37 WIB
Cerita Mbah Pani tak pernah absen melihat Grebeg Maulud Keraton Solo. (Portaloka.id/Rohmana Kurniandari)
Cerita Mbah Pani tak pernah absen melihat Grebeg Maulud Keraton Solo. (Portaloka.id/Rohmana Kurniandari)

PORTALOKA.ID - Mbah Pani, salah satu warga Solo ini turut menyaksikan Grebeg Maulud Keraton Solo

Grebeg Maulud yang merupakan puncak peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW digelar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo pada Senin siang, 16 September 2024. 

Ribuan warga dari berbagai daerah berbondong-bondong ingin menyaksikan langsung kirab gunungan yang diarak dari Keraton Solo menuju Masjid Agung. 

Salah satu warga yang antusias menyaksikan kirab gunungan adalah Mbah Pani dan anaknya. 

Baca Juga: Kemeriahan Grebeg Maulud Keraton Solo, Ribuan Orang Rela Berdesakan Berebut Gunungan

Mbah Pani yang berusia 64 tahun itu merupakan warga asal Weru, Sukoharjo. 

Ini bukanlah kali pertama ia menyaksikan Grebeg Maulud Keraton Solo. 

Ia mengaku sejak kecil tak pernah absen menyaksikan Grebeg Maulud. 

"Dari kecil sudah lihat muludan," ujar Mbah Pani kepada Portaloka.id, Senin, 16 September 2024. 

Baca Juga: Mengenal Kebo Bule Kyai Slamet yang Ikut Kirab Pusaka 1 Suro Keraton Solo, Bukan Kerbau Sembarangan!

Dulu, kata Mbah Pani, ia setiap tahun melihat gunungan bersama orangtuanya. 

Dan kini saat usianya sudah tak muda lagi, ia tetap melihat gunungan atau datang ke Sekaten bersama anak cucunya. 

Mbah Pani bercerita dahulu saat masih kecil ia kerap diajak melihat gunungan dan selalu membeli bunga. 

"Biar awet muda," akunya. 

Halaman:

Editor: Rohmana Kurniandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X