Minggu, 19 Juli 2026

PT Taman Wisata Candi Sulap Rumah Buruh Harian Warga Prambanan, Klaten Jadi Layak Huni, Bupati Sri Mulyani: Mungil tapi Cukup Mewah dan Indah

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Selasa, 10 September 2024 | 15:28 WIB
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC) meresmikan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Budi Widodo, warga Dusun Dengok Kulon, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. (Istimewa/Portaloka.id)
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC) meresmikan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Budi Widodo, warga Dusun Dengok Kulon, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. (Istimewa/Portaloka.id)

Baca Juga: Penyebab Ambrolnya Jembatan Sudimoro Jalur Alternatif Klaten - Boyolali, Begini Penjelasan Lengkap BPBD

"Program ini bukan hanya sekadar memberikan hunian lebih layak bagi warga, tetapi juga menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata."

"Kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat merupakan kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan mendukung pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan."

"Kami berharap program ini dapat terus diperluas dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Klaten," ucap Bupati Klaten, Sri Mulyani.

Baca Juga: Tempat Nongkrong Asik Omah Ndeso Pedan, Klaten yang Kids Friendly dengan Nuansa Tradisional Jawa, Harga Makanan Mulai Rp 5 Ribuan

"Saya ucapkan selamat kepada Pak Budi dan putrinya, Bintang, atas dibangunnya rumah yang mungil tapi cukup mewah."

"Mungkin minimalis, tapi harganya maksimalis."

"Selamat menempati rumah yang indah ini," kata Sri Mulyani.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT TWC, Joel Siahaan mengatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat setempat, merupakan langkah konkret dalam mengatasi kemiskinan melalui penyediaan hunian layak.

Baca Juga: Mayat Pria Ditemukan Tercebur di Selokan Jalan Raya Karangwuni Klaten Bersama Sepeda Ontelnya, Begini Kronologinya

Hal ini sejalan dengan komitmen PT TWC sebagai pengelola destinasi wisata heritage untuk memberikan kontribusi sosial yang signifikan.

"Pembangunan rumah layak huni ini adalah wujud dari kolaborasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Prambanan."

"Sebagai BUMN, kami bertanggung jawab untuk tumbuh bersama masyarakat dan turut aktif dalam mencari solusi untuk permasalahan sosial."

"Dengan kerja sama berbagai pihak, kami yakin Prambanan akan menjadi kawasan yang lebih sejahtera dan berkembang," tuturnya.

Baca Juga: 3 Fakta Penemuan Mayat Pria di Selokan Jalan Raya Karangwuni Klaten, Ditemukan Bersama Sepeda hingga Keluarga Menolak Visum

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X