Kamis, 4 Juni 2026

Akhir-akhir Ini Udara Terasa Lebih Dingin dan Bikin Menggigil, Begini Penjelasan BMKG

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Sabtu, 20 Juli 2024 | 22:10 WIB
ILUSTRASI Udara dingin. Fenomena suhu dingin menjelang puncak musim kemarau disebabkan oleh Angin Monsun Australia. (Freepik/gratispik)
ILUSTRASI Udara dingin. Fenomena suhu dingin menjelang puncak musim kemarau disebabkan oleh Angin Monsun Australia. (Freepik/gratispik)

PORTALOKA.ID -  Akhir-akhir ini kamu merasakan udara yang dingin?

Ternyata, udara dingin yang dirasakan di sejumlah wilayah di Indonesia merupakan fenomena suhu dingin menjelang puncak musim kemarau.

Dikutip dari lama BMKG, fenomena udara dingin memang sedang mengancam sejumlah wilayah di Indonesia.

Fenomena suhu dingin menjelang puncak musim kemarau disebabkan oleh Angin Monsun Australia.

Baca Juga: Prinsip Tegas Gus Makki di Pilbup Banyuwangi 2024, Lebih Baik Kembalikan Rekom Ketimbang Hanya Jadi Wakil

Angin tersebut membawa menuju Benua Asia melewati wilayah Indonesia dan perairan Samudera Hindia yang memiliki suhu permukaan laut relatif lebih rendah.

Angin Monsun Australia bersifat kering dan sedikit membawa uap air, apalagi pada malam hari di saat suhu mencapai titik minimumnya.

Hal itu mengakibatkan suhu udara di beberapa wilayah di Indonesia, terutama wilayah bagian selatan khatulistiwa (Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara) terasa lebih dingin.

Wilayah di Pulau Jawa yang terasa lebih dingin adalah Pegunungan Bromo (Wilayah Bromo, Tengger dan Semeru), Pegunungan Sindoro-Sumbing (Kota Wonosobo dan Temanggung) dan Wilayah Lembang Bandung.

Baca Juga: Hari Minggu Ajak si Kecil Berkreasi di Dapur Yuk Bun, Bikin Telur Gabus Keju DIjamin Anak Pasti Suka, Rasanya Enak Gurih, Cek Resepnya

Apalagi pada tanggal 7 Juli 2024 suhu di Dataran Tinggi Dieng mencapai 1 derajat Celcius pada jam 2 dini hari.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengungkapkan selain Monsun Australia, fenomena tersebut juga disebabkan oleh faktor posisi geografis, kondisi topografi, ketinggian wilayah dan kelembaban udara yang relatif kering.

Selain itu, pada bulan Juni - Agustus posisi sudut datang dari sinar matahari berada di posisi terjauh dari Indonesia, khususnya di wilayah bagian selatan khatulistiwa.

"Beberapa hari terakhir ini, cuaca cerah mendominasi hampir seluruh pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera bagian selatan, Kalimantan bagian selatan, dan Sulawesi bagian selatan."

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X