“Barang siapa berpuasa selama tiga hari dalam bulan haram, hari Jumat, dan Sabtu, maka Allah balas setiap satu harinya dengan pahala sebesar ibadah 900 tahun.”
3. Hadits tentang Puasa Rajab Sehari Bagaikan Sebulan
Berikut dalil anjuran puasa Rajab sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang ditegaskan oleh Imam Fakhruddin al-Razi dalam Mafatih al-Ghaib (juz 16, halaman 54).
Baca Juga: Menyambut 1 Januari 2025: Makna dan Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam
“Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari."
Sementara Sayyid Abu Bakar Syattha' dalam I’anah at-Thalibin (juz 1, halaman 307) mengutip hadits berikut:
“Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah! Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah! Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah!” (HR Abu Dawud dan yang lainnya).
Maksud dari anjuran untuk melakukan sekaligus meninggalkan pada hadits di atas yaitu berpuasa semampunya saja.
Baca Juga: Wacana Kemenag Liburkan Sekolah Satu Bulan Selama Ramadan 2025
4. Waktu Puasa Rajab
Puasa Rajab disunnahkan selama masih masuk bulan tersebut.
Dengan catatan, makruh jika dilakukan selama satu bulan penuh.
Sebagai saran, baiknya puasa Rajab dilakukan bertepatan pada hari-hari utama dalam bulan Rajab.
Seperti pada ayyamul bidh yang jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15. Anjuran ini tidak memiliki dasar khusus, namun memiliki landasan umum dalam ajaran Islam.
Artikel Terkait
Menyambut 1 Januari 2025: Makna dan Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam