Allahumma ma ‘amiltu min ‘amalin fî hadzihis sanati ma nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘ala ‘uqubati, wa da‘autani ilat taubati min ba‘di jara’ati ‘ala ma‘shiyatik. Fa inni astaghfiruka, faghfirli wa ma ‘amiltu fiha mimma tardha, wa wa‘attani ‘alaihits tsawaba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa la taqtha‘ raja’î minka ya karim.
Artinya: "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."
Baca Juga: Kenapa 10 Muharram Disebut Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya
Bacaan doa awal tahun Hijriah dibaca saat memasuki 1 Muharram sebanyak 3 kali:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Allahumma antal abadiyyul qadimul awwal. Wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu‘awwal. Hadza ‘amun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fihi minas syaithani wa auliya’ih, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammarati bis si’I, wal isytighala bima yuqarribunî ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.
Artinya: "Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."
Baca Juga: Sarat Makna, Inilah Sejarah Tradisi Penyajian Bubur Asyura pada 10 Muharram, Berikut Cara Membuatnya
Demikian bacaan doa akhir dan awal tahun Hijriah untuk memohon keberkahan, keselamatan dan bimbingan Allah SWT.***
Artikel Terkait
Sekolah Rakyat Launching Bulan Juli 2025, Wamensos Agus Jabo Priyono Ingatkan Satgas Terus Sinergi
Ciamis Borong Penghargaan Regional sampai Nasional, Kado Manis di Hari Jadi ke-383
Masjid Tertua di Desa Cintanagara Jatinagara Ciamis Runtuh, Butuh Biaya Rp650 Juta untuk Membangun Kembali
Resep Daging Slice Yakiniku Wajib DIcoba untuk Habiskan Stok di Kulkas! Rasanya Enak Bikin Nagih, Cocok untuk Bekal Anak ke Sekolah
Momen Haru Lagu Kebangsaan Palestina Menggema Penuh Hormat di Kampus Unhan
Gaji Guru Sekolah Rakyat Diangkat Jadi ASN PPPK JF, Kemensos Buka Lowongan Tersedia 1.554 Formasi