BOGOR, PORTALOKA.ID - Polisi akan melayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap sopir truk yang menyebabkan kecelakaan maut di gerbang tol (GT) Ciawi 2 pada Selasa malam, 4 Februari 2025 silam.
Kondisi sopir truk pengangkut galon air mineral, Bendi Wijaya dikabarkan sudah membaik sehingga sudah dapat dilakukan pemeriksaan.
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Yudiono mengatakan, pihaknya akan melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Bendi pada hari ini.
"Kondisi sopir sudah mulai membaik, rencana besok kita mencoba untuk mendatangi sopirnya (di rumah sakit). Kita tetap layangkan surat panggilan tetapi sebagai saksi," ujarnya saat dihubungi, Minggu, 9 Februari 2025.
Sebelumnya, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan dokter untuk mengetahui kondisi terkini Bendi.
Polisi akan akan memeriksa sopir jika memang kondisinya sudah dinyatakan stabil.
"Kita minta waktu dulu, kita lihat situasi mudah-mudahan kondisinya, kan kita kan harus koordinasi dengan tim dokter, kita juga minta dulu rekam medisnya supaya memastikan bahwa yang bersangkutan sudah mulai membaik," jelasnya.
Ia juga menjelaskan, polisi masih berhati-hati dengan kondisi kesehatan Bendi.
"Kita masih hati-hati juga, khawatirnya orang lagi sakit dipaksakan untuk diperiksa, makanya kita tetap minta keterangan (informasi) dokter yang menangani, kalau nanti ada rekam medisnya dan kalau menurut dokter sudah boleh dimintai keterangan, kemudian nanti kita lanjutkan untuk pemeriksaan," tuturnya.
Sementara itu, Kuasa hukum Bendi Wijaya, Andi Saputra mengungkapkan bahwa pemeriksaan akan dilakukan di ruang Bougenville RSUD Ciawi, Bogor, Jawa Barat.
Ia menyampaikan bahwa Bendi sudah sadar dan sudah bisa diajak berkomunikasi.
Lebih lanjut, Iwan juga menyambut baik proses peradilan oleh aparat Satlantas Polresta Bogor Kota atas kecelakaan beruntut di GT Ciawi 2 yang memakan korban hingga 19 orang.