Tiba-tiba, korban diteriaki oleh salah satu pengendara sepeda motor KLX.
Kemudian, pengendara KLX berbalik arah untuk mengejar AS dan D.
Setelah dekat, pengendara KLX membacok AS.
"Korban mengetahui kalau akan dibacok, jadi korban menangkis dengan tangan kanan."
"Tangan kanan korban mengalami luka cukup parah sampai tulang hingga harus dirawat inap di rumah sakit," ucap AKP Eko Pujiyanto.
Setelah aksi pembacokan itu, AS dan D terjatuh.
D yang memboncengkan AS sempat lari menyelamatkan diri.
Setelah rombongan pemotor pergi, D datang lagi dan mengantar AS ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten.
AKP Eko Pujiyanto menuturkan AS dan para pelaku tidak saling mengenal satu sama lain.
Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan aksi pembacokan itu.
Polisi olah TKP di sekitar lokasi kejadian berusaha mengumpulkan keterangan saksi.
Namun, warga di sekitar lokasi mengaku tidak mengetahui kejadian itu.