“Mendapati hal tersebut, pengasuh berkoordinasi dengan bidan desa, kemudian membawa anak-anak panti ke Puskesmas Kalimanah pagi harinya,” imbuhnya.
Total ada 16 anak panti asuhan yang mengalami keracunan.
Dari jumlah tersebut, 13 orang dirawat di Puskesmas Kalimanah dan 3 orang dirujuk ke rumah sakit.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan, meminta keterangan saksi dan mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium,” tutur AKP Mubarok.
Baca Juga: Meriahnya Haul dan Reuni Pondok Pesantren Al Barkah Ciamis, Ajang Diskusi para Alumni
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab dugaan keracunan tersebut.
“Kami juga melakukan penyelidikan terhadap orang yang memberikan makanan tersebut,” ucapnya.
Kepala Puskesmas Kalimanah, Aan Isnaeni Fitrianto, mengatakan bahwa anak-anak yang dirawat mengalami gejala keracunan makanan seperti mual, muntah, dan sakit perut.
“Kami menduga keracunan ini berasal dari makanan nasi kotak yang mereka konsumsi."
"Saat ini, kondisi anak-anak sudah mulai membaik, dan mereka masih dalam pemantauan,” kata Aan Isnaeni Fitrianto. ***