berita

Sambut Hari Raya Natal Gereja Katolik di Wedi Klaten, Membuat Kreasi Pohon Natal Unik dengan Ratusan Sandal Jepit

Selasa, 24 Desember 2024 | 15:35 WIB
Pohon Natal unik di sebuah gereja di Klaten terbuat dari sandal jepit (Portaloka.id/Agatha Dyah AP)

KLATEN, PORTALOKA.ID - Sebuah pohon natal berdiri dengan gagah di halaman Gereja Santa Maria Bunda Kristus, Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah.

Uniknya, pohon natal ini dibuat dengan menggunakan sekitar 900 sandal jepit yang berwarna warni.

Pohon natal ini berukuran jumbo dengan tinggi 6 meter dan diameter dasar sekitar 6 meter.

Pastor Kepala Paroki Gereja Santa Maria Bunda Kristus, Romo Basilius Edy Wiyanto, mengatakan bahwa pohon natal dari sandal jepit itu berkaitan dengan tema Natal pada tahun ini, yakni "Mari Sekarang Pergi ke Bethlehem" yang memiliki makna ajakan untuk bersama-sama menuju kepada keselamatan.

Baca Juga: BRI Dukung Transformasi Pertanian Modern di Desa Bansari, Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan di Pedesaan

"Karena tema Natal sekarang itu "Mari Sekarang Pergi ke Bethlehem", itu ajakan malaikat kepada gembala yang menyatakan ada di Bethlehem lahir Sang Penyelamat. Maka ajakan 'Mari Sekarang Pergi ke Bethlehem' artinya ajakan menuju ke keselamatan," kata Romo Basilius.

"Maka sandal ini kami simbolkan sebagai perjalanan, dan arahnya yang ke atas kami simbolkan perjalanan menuju keselamatan," tambah Romo Basilius.

Sandal jepit yang ada terdiri dari berbagai ukuran, baik baru maupun bekas dan merupakan hasil dari donasi para umat gereja Paroki Santa Maria Bunda Kristus, Wedi, Klaten.

Proses pembuatan pohon natal yang dibuat oleh Tim Kreatif Paroki Santa Maria Bunda Kristus ini kurang lebih menghabiskan waktu sekiranya 2 minggu.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Ucapan Selamat Natal, Cocok Dijadikan Status Medsos

Selain pohon natal terdapat juga hiasan berupa kereta Santa yang ditarik oleh rusa.

Kereta Santa dan rusa tersebut merupakan simbol dari adalah ajakan menuju keselamatan dengan penuh sukacita.

Melalui pemasangan pohon Natal ini selain untuk memeriahkan perayaan Natal pada 24-25 Desember 2024 mendatang, juga diharapkan dapat memberikan kenangan yang indah bagi warga umat paroki baik yang berdiam di paroki tersebut maupun yang pulang dari perantauan.***

Tags

Terkini