berita

Kisah Petani Desa Baran Gembongan Semarang Berhasil Kembangkan Budidaya Alpukat Berkat Program Pemberdayaan BRI Klasterku Hidupku

Kamis, 21 November 2024 | 09:54 WIB
Kisah sukses Pusbikat Ungaran klaster budidaya buah alpukat Klaster Usaha binaan BRI. (Istiewa)

PORTALOKA.ID - Pemerintah Indonesia mendorong para pelaku usaha memperkuat sektor pertanian hingga menjadi pondasi bagi pembangunan negara.

Selaras dengan hal itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen terus memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) di sektor pertanian melalui Program Klasterku Hidupku.

Salah satu cerita menarik pun datang dari Klaster Usaha binaan BRI, yakni Pusbikat Ungaran yang merupakan klaster budidaya buah alpukat.

Ketua Klaster Pusbikat, Agus Riyadi mengungkapkan bahwa nama Pusbikat merupakan singkatan dari Pusat Pemasaran dan Edukasi Budidaya Alpukat (Pusbikat) di Desa Baran Gembongan, Semarang.

Baca Juga: Membanggakan! BRI Raih Penghargaan Global Best API Initiative Berkat Transformasi Digital melalui BRIAPI

”Pusbikat ini awalnya hanya mencakup satu wilayah, satu RT di satu lingkungan. Tapi kemudian berkembang menjadi satu kampung,” ujarnya saat mengikuti Bazaar Klasterku Hidupku di Taman BRI pada 15 November 2024.

Di wilayahnya, Desa Baran Gembongan, Kelurahan Baran, Kecamatan Ambarawa terdapat 20 petani alpukat.

Para petani tersebut mampu menghasilkan alpukat unggulan lokal yang dikenal dengan kualitasnya yang tinggi.

Buah alpukat dari daerah ini memiliki tekstur daging yang lembut, rasa yang gurih, dan kandungan gizi yang tinggi.

Baca Juga: Cerita Sukses Pelaku Usaha Berkembang Bersama Rumah BUMN Binaan BRI

Agus bercerita, pada mulanya pada 2011 ia hanya menanam 2 pohon alpukat yang digarap dan diberdayakan sendiri.

Ketika pada akhirnya berhasil panen, orang-orang di sekitarnya tertarik untuk menjadi petani alpukat pula.

Agus berperen meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat alpukat, serta menyediakan informasi seputar budidaya dan perawatan tanaman.

Dengan keberadaan Pusbikat, Desa Baran Gembongan diharapkan bisa menjadikan alpukat sebagai ikon desa yang berdaya saing tinggi dan diminati masyarakat luas.

Halaman:

Tags

Terkini